TANYAFAKTA.CO, KOTA JAMBI – Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Jambi mulai bersiap mengikuti Jambore Dunia 2027 yang akan digelar pada 30 Juli hingga 8 Agustus 2027 mendatang di Gdansk, Polandia.

Hal tersebut disampaikan Ketua Kwarcab Pramuka Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, usai acara penyerahan penghargaan Perintis Utama kepada Mabincab Pramuka Kota Jambi, Maulana, di Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Sabtu (11/4/2026).

“Kami telah diminta Kwarda Provinsi Jambi untuk segera mengirimkan nama-nama utusan yang akan diseleksi di tingkat Kwarda,” ujarnya.

Ia menjelaskan, di tingkat Kwarcab saat ini pihaknya tengah melakukan penjaringan dan seleksi internal untuk menentukan peserta terbaik yang akan diutus.

Baca juga:  Warga Kota Jambi Geruduk Kantor Gubernur, Soroti Banjir dan Kemacetan Akibat Proyek JBC dan JAMTOS

Adapun kontingen yang akan diutus ke Kwarda untuk seleksi ada sebanyak 4 orang yang terdiri dari 2 putri dan 2 putra.

Selain itu, Kwarcab Kota Jambi juga tengah menyiapkan kontingen untuk Jambore Nasional yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus mendatang, yang akan diawali dengan Jambore Cabang dan Jambore Daerah.

“Hingga saat ini kami rutin menggelar program Pramuka Goes to School, edukasi melalui duta anti narkoba, serta kegiatan ketahanan pangan seperti penanaman padi gogo serentak oleh 500 anggota Pramuka bersama Kelompok Tani Kasturi,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kwartir Nasional (Kwarnas) melalui surat Nomor 0055-00-J tertanggal 10 Februari 2026 telah mengumumkan partisipasi Gerakan Pramuka dalam 26th World Scout Jamboree kepada seluruh Kwartir Daerah (Kwarda) di Indonesia.

Baca juga:  Wujudkan Keindahan Kota, Walikota Jambi Tertibkan Gepeng dan Anak Jalanan

Dalam ketentuan tersebut, setiap Kwarda diminta mengirimkan dua peserta, masing-masing satu penggalang putra dan satu penggalang putri.

Adapun persyaratan peserta meliputi berusia 14–16 tahun saat kegiatan (kelahiran Agustus 2011 hingga Agustus 2013), telah mencapai tingkatan Pramuka Garuda, anggota aktif, sehat jasmani dan rohani, memiliki kemampuan bahasa Inggris aktif, serta sanggup mengikuti seluruh tahapan seleksi dan pembiayaan.

Estimasi biaya partisipasi yang harus dipenuhi peserta mencapai Rp67.233.000, yang mencakup biaya jambore, tiket perjalanan, perlengkapan kontingen, pemusatan latihan, hingga pengurusan visa.

Tahapan pembentukan kontingen dimulai dari Februari hingga Oktober 2026, meliputi proses pendaftaran, seleksi daerah, pengiriman berkas, verifikasi nasional, hingga pembayaran bertahap.

Sementara itu, Ketua Kwarda Pramuka Provinsi Jambi, Sudirman, mengungkapkan hingga saat ini masih terdapat sejumlah Kwarcab yang belum mengirimkan nama calon peserta untuk diseleksi.

Baca juga:  Ketua DPRD Kota Jambi Terima Penghargaan Pancawarsa 1 di Hari Pramuka ke-64

“Masih ada Kwarcab yang belum mengirimkan utusan. Kami minta segera disampaikan,” tegasnya.

Untuk itu, Kwarda Provinsi Jambi memperpanjang batas waktu pengiriman nama-nama peserta dari Kwarcab hingga 22 April 2026.

“Artinya sebelum tanggal tersebut, seluruh nama sudah harus masuk ke Kwarda untuk proses seleksi,” pungkasnya. (AAS)