Untuk menyukseskan penyelenggaraan, Pemkot Jambi mengusung tiga komponen utama, yaitu:
- Green (Lingkungan): pengelolaan sampah dan limbah domestik, pengembangan TPA, IPAL komunal, program Kampung Bahagia berbasis masyarakat, hingga sistem transfer depo.
- Smart (Cerdas): inovasi teknologi seperti layanan darurat 112 dan pemasangan CCTV di seluruh RT sebagai bagian dari sistem keamanan terpadu.
- Resilient (Tangguh): kesiapsiagaan menghadapi bencana, peningkatan kapasitas Damkar, penanganan banjir, pembangunan drainase, serta pengembangan infrastruktur seperti kawasan Kajang Lako.
Selain itu, peserta juga akan diajak mengikuti city tour ke berbagai destinasi unggulan Kota Jambi, mulai dari kawasan wisata Danau Sipin, Kota Tua, Banjuran Budayo, sentra batik, hingga situs budaya Candi Muaro Jambi.
Wali Kota Maulana mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berpartisipasi aktif dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Kami mengajak seluruh masyarakat menjadi tuan rumah yang baik. Ini momentum besar untuk memperkenalkan Kota Jambi di tingkat nasional dan internasional,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia HCS, Jaelani, menekankan bahwa keberhasilan program kota sehat sangat bergantung pada komitmen pimpinan daerah, dukungan lintas sektor, serta partisipasi aktif masyarakat.
“Selain kepemimpinan yang kuat, peran masyarakat sebagai aktor utama juga sangat penting. Edukasi tentang pola hidup sehat terus dilakukan mulai dari keluarga, sekolah, hingga lingkungan kerja,” jelasnya.
Penyelenggaraan HCS ke-7 di Kota Jambi diharapkan mampu memperkuat sinergi lintas sektor, meningkatkan kolaborasi antar daerah, serta mempercepat implementasi program kota sehat yang inklusif dan berkelanjutan.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, kegiatan ini juga diharapkan menjadi tonggak penting dalam mewujudkan Kota Jambi sebagai kota yang sehat, modern, inovatif, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. (*)





Tinggalkan Balasan