Ia juga mengingatkan bahaya pinjaman ilegal serta pengelolaan keuangan yang tidak terkontrol, yang dapat menyebabkan kebocoran finansial dalam keluarga.
Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Jambi, Yan Iswara Rosya, menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis sebagai pilar pembangunan ekonomi. Ia menyebut, pemberdayaan perempuan menjadi kunci dalam menciptakan generasi yang berkualitas.
“OJK bersama berbagai pihak terus berupaya memberikan edukasi kepada masyarakat. Perempuan saat ini tidak hanya berperan sebagai ibu rumah tangga, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi, baik di tingkat keluarga maupun masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan ini juga didukung oleh Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Jambi sebagai media partner, serta diikuti oleh pelaku UMKM perempuan dan jurnalis perempuan di Kota Jambi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Ikatan Istri Pegawai OJK Jambi Founy Jasmin, Direktur Kredit dan Syariah Bank Jambi Yufzarman, Kepala Bank Jambi Cabang Sutomo Rahma Derita, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan, Asuransi Bangun ASKRIDA, serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemkot Jambi.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Wali Kota Jambi Maulana juga menyerahkan polis asuransi secara simbolis kepada seluruh peserta.
Melalui kegiatan ini, diharapkan perempuan di Kota Jambi semakin cerdas dalam mengelola keuangan, terhindar dari praktik investasi ilegal, serta mampu berperan aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. (*)





Tinggalkan Balasan