Lebih lanjut, Prof. Helmi mengungkapkan adanya momen istimewa dalam pelaksanaan UTBK tahun ini, yakni keikutsertaan dua peserta penyandang disabilitas yang turut berjuang memperebutkan kursi di UNJA.

“Tahun ini menjadi kehormatan bagi UNJA karena ada dua peserta penyandang disabilitas yang mengikuti UTBK. Kami memberikan perhatian penuh agar mereka dapat mengikuti ujian dengan lancar tanpa hambatan,” tegasnya.

Pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 dijadwalkan berlangsung hingga 2 Mei 2026. Pihak universitas berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan ketat serta pemeriksaan berkala guna menjaga integritas dan transparansi selama proses seleksi berlangsung.

Melalui pelaksanaan UTBK yang tertib, lancar, dan inklusif, Universitas Jambi menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat dalam mengakses pendidikan tinggi yang berkualitas. (*)

Baca juga:  Wapres Gibran Dukung Inisiatif Anjangsana Kebangsaan Bersama Gemabudhi di Provinsi Jambi