Penanaman pohon dilakukan secara serentak di seluruh ruas JTTS yang dikelola Hutama Karya. Sementara itu, seremoni utama dipusatkan di Rest Area KM 41 Jalur B Tol Binjai–Langsa, yang ditandai dengan penanaman pohon oleh Direktur Operasi III Hutama Karya bersama jajaran manajemen.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua Tim Jalan Bebas Hambatan BBPJN Sumatera Utara Sriono, Kepala Satuan PJR AKBP Dhery Fajariandono, serta Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Langkat Arie Ramadhany sebagai bentuk dukungan terhadap program penghijauan di koridor JTTS.

Mengukur Dampak Lingkungan

Pada tahun ini, Hutama Karya juga mulai melakukan pengukuran potensi serapan karbon dari vegetasi yang ditanam di koridor JTTS. Dengan menggunakan pendekatan berbasis metode The Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC), sebanyak 17.000 pohon yang ditanam pada 2026 diproyeksikan mampu menyerap sekitar 9.930 ton CO2e secara kumulatif hingga tahun 2050.

Baca juga:  Sorak Tribun Menggema, Laga Perdana Honda DBL 2026 Jambi Membara

“Ini merupakan langkah awal bagi kami untuk mengukur kontribusi ekologis secara ilmiah. Apa yang bisa diukur, akan lebih mudah dikelola dan ditingkatkan. Ke depan, angka ini akan terus bertambah seiring dengan perkembangan operasional JTTS,” jelas Iwan.

Bagian dari Pengelolaan Infrastruktur Berkelanjutan

Dengan puluhan ribu pohon yang kini tumbuh di sepanjang Rumija dan rest area, Hutama Karya menegaskan bahwa penghijauan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pengelolaan infrastruktur jalan tol.

Inisiatif ini tidak hanya berfungsi sebagai jalur konektivitas ekonomi di Sumatra, tetapi juga diharapkan mampu memberikan manfaat ekologis bagi kawasan yang dilalui.

“Ke depan, Hutama Karya akan terus memperluas program penghijauan seiring pertumbuhan jaringan JTTS, serta secara berkala mempublikasikan data dampak lingkungan sebagai bentuk akuntabilitas kepada publik,” tutupnya.

Baca juga:  Ekonomi Warga Meningkat, PTPN IV Regional 4 Perbaiki Jalan di Enam Desa

Sebagai informasi, program Hutama Karya ReGreen merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) melalui Hutama Karya Peduli. Program ini bertujuan menciptakan nilai bersama bagi perusahaan, masyarakat, dan lingkungan.

Selain ReGreen, Hutama Karya juga menjalankan program lain seperti Hutama Karya Mengajar, Hutama Karya EduInfra, Hutama Karya WASHInfra, serta Bazaar UMKM. Penanaman pohon juga dilakukan di ruas tol di Pulau Jawa, yakni Tol Akses Tanjung Priok (ATP) dan JORR Seksi S (JORR-S). (*)