TANYAFAKTA.CO, JAMBI – Pelantikan Dr. Sudirman, SH, MH sebagai Komisaris Utama Bank Jambi periode 2026 – 2030 mendapatkan respons positif dari publik dan pelaku pasar. Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum bagi Bank Jambi untuk memperkuat fundamental bisnis, meningkatkan daya saing, serta memperluas inklusi keuangan di Provinsi Jambi secara lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Pengamat perbankan Laila Farhat, SE, MM menilai kehadiran Sudirman menjadi katalis dalam memperkuat governance structure serta meningkatkan trust level terhadap kinerja Bank Jambi ke depan. Menurut Laila (27/4), pasar melihat figur Sudirman sebagai sosok yang memiliki kapabilitas dalam memperkuat fungsi oversight dan memastikan implementasi prinsip Good Corporate Governance (GCG) berjalan secara konsisten.

Baca juga:  PTPN IV PalmCo Raih PROPER Biru untuk 61 Unit Kebun dan PKS, Tegaskan Komitmen pada Lingkungan Berkelanjutan

 

“Respons positif publik mencerminkan ekspektasi terhadap penguatan fungsi pengawasan, terutama dalam menjaga kualitas aset produktif, memperkuat manajemen risiko, serta memastikan kepatuhan terhadap regulasi OJK,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, posisi Komisaris Utama memiliki peran strategis dalam mengawal arah kebijakan korporasi agar tetap berada dalam koridor prudential banking. Hal ini mencakup pengawasan terhadap kinerja intermediasi, efisiensi operasional, serta optimalisasi struktur permodalan guna menjaga rasio-rasio keuangan tetap sehat.