TANYAFAKTA.CO, MUARO JAMBI – Universitas Jambi (UNJA) menggelar Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026, Sabtu (2/5/2026), di Lapangan Upacara belakang Gedung Rektorat UNJA. Upacara berlangsung khidmat dengan mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.”
Kegiatan tersebut diikuti oleh pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa. Upacara ini menjadi momentum reflektif untuk meneguhkan kembali komitmen bersama dalam memperkuat peran pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan bangsa.
Rangkaian upacara diawali dengan penghormatan kepada pembina upacara, dilanjutkan dengan laporan kesiapan pelaksanaan kegiatan. Prosesi pengibaran Bendera Merah Putih berlangsung dengan penuh khidmat, diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dibawakan oleh Paduan Suara Pinang Masak UNJA.
Suasana hening menyelimuti lapangan saat seluruh peserta mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan, khususnya pahlawan pendidikan yang telah berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan dunia pendidikan.
Selanjutnya, upacara diisi dengan pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, sebagai pengingat bahwa pendidikan merupakan hak setiap warga negara sekaligus tanggung jawab bersama.
Dalam kesempatan tersebut, UNJA juga membacakan Keputusan Presiden Republik Indonesia terkait penganugerahan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada sivitas akademika yang dinilai memiliki pengabdian, kesetiaan, dan dedikasi tinggi.
Adapun penerima penghargaan periode Mei 2026 yakni Prof. Dr. Drs. Syahmardi Yacob, M.B.A. dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis untuk masa pengabdian 30 tahun, Dr. Olfa Mega, S.Pt., M.Si. dari Fakultas Peternakan untuk masa pengabdian 20 tahun, serta Ahmad Rohmanto, S.H., M.H. dari Biro Perencanaan, Keuangan, dan Umum untuk masa pengabdian 10 tahun.
Rektor UNJA selaku pembina upacara dalam amanatnya membacakan pidato Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. Dalam pidato tersebut ditegaskan bahwa pendidikan merupakan jantung peradaban dan kunci utama dalam membangun masa depan bangsa.





Tinggalkan Balasan