Dengan adanya persetujuan ini, Kejaksaan Tinggi Jambi menegaskan komitmennya dalam mengimplementasikan pendekatan hukum yang humanis, berkeadilan, dan adaptif, sejalan dengan semangat pembaruan hukum pidana di era baru KUHP dan KUHAP.

Adapun Jumlah Restorative Justice dan Mekanisme Keadilan Justice sebanyak 6 Perkara dengan perincian sebagai berikut :

Untuk Restorative Justice sebanyak 3 perkara:

1. Kejaksaan Negeri Muaro Jambi 2 perkara ( 1 ohrada penipuan dan 1 narkotika)

2. Cabang Kejaksaan Negeri Batanghari di Muaro Tembesi (1 perkara oharda perncurian).

Dan untuk Mekanisme Keadilan Restorative 3 perkara :

1. Kejaksaan Negeri Merangin (1 perkara narkotika)

2. Kejaksaan Negeri Jambi (1 perkara oharda pencurian).

3. Kejaksaan Negeri Tebo ( 1 perkara oharda pencurian)

Baca juga:  KOMANDO Laporkan Dugaan Pengabaian Rekomendasi BPK RI Atas Kerugian Negara Rp18,06 Miliar ke Kejati Jambi