Maulana menjelaskan, salah satu fokus utama Program Kampung Bahagia ialah menciptakan tata kelola kebersihan lingkungan yang lebih tertib dan terintegrasi melalui sistem OPBM. Kehadiran motor Viar dan bentor operasional diharapkan mampu memperkuat pelayanan pengangkutan sampah berbasis RT sekaligus mengurangi keberadaan TPS liar di kawasan permukiman.

“Juga ada bentor untuk pelaksanaan OPBM bergabung beberapa RT. Insya Allah Kelurahan selamat setelah bentornya hadir akan segera melakukan OPBM diambil dari rumah ke rumah berikutnya pemilahan dan nanti TPS liar dan TPS pinggir jalan akan kita tutup di Wilayah Kelurahan Selamat, ” katanya.

Lebih lanjut, Pemerintah Kota Jambi juga mulai mengintegrasikan aspek keamanan lingkungan melalui pemasangan CCTV yang terkoneksi antarwilayah. Langkah tersebut dinilai sebagai bagian dari transformasi lingkungan berbasis teknologi guna menciptakan kawasan permukiman yang aman, tertib dan nyaman bagi masyarakat.

Baca juga:  Tingkatkan Motivasi Kerja, Walikota Maulana Berikan Orientasi ke Ratusan PPPK Tahun 2025

“Kemudian tadi melihat juga CCTV sudah mulai dipasang dan dikoneksikan menjadi satu kesatuan di Jambi Sipin. Terima kasih untuk seluruh dukungan, mulai dari Ketua RT, tokoh Agama, tokoh Masyarakat, lurah dan Camat, fasilitator yang sudah bekerja. Insya Allah ini program yang sangat bermanfaat dari berbagai aspek. Dan memang kesetujuan dari Kampung Bahagia, pertama kebersihan kita akan terlepaskan, yang kedua keamanan. sesuai dengan visi RT-nya. Libas (Lingkungan indah, bersih, aman dan sejahtera). ” katanya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Maulana turut meninjau perkembangan Koperasi Merah Putih di Kelurahan Selamat. Ia menilai koperasi tersebut memiliki prospek yang baik dalam mendukung akselerasi ekonomi masyarakat, terutama melalui penguatan usaha berbasis komunitas dan peningkatan kapasitas pengelola koperasi.

Baca juga:  Walikota Jambi Temui Walikota Pekanbaru Tukar Pengalaman Kelola Sampah Perkotaan, Dorong Lingkungan Berkelanjutan

“Koperasi Merah Putih Kelurahan Selamat sudah jalan, bagus. Salah satu pengurusnya sudah dilatih secara nasional. Dan sekarang sedang dibangun gerainya di depan Alpalam. Kalau ini jadi, maka akselerasi ekonomi melalui Koperasi Merah Putih di Kelurahan Selamat juga akan meningkat secara baik. ” tutup Maulana.

Program Kampung Bahagia sendiri kini menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kota Jambi di bawah kepemimpinan Maulana-Diza. Program tersebut dirancang sebagai model pembangunan lingkungan terpadu yang menggabungkan aspek kebersihan, keamanan, pemberdayaan ekonomi, penguatan sosial masyarakat hingga pembangunan berbasis gotong royong.

Melalui Program Kampung Bahagia, Pemerintah Kota Jambi ingin memastikan pembangunan tidak hanya terlihat di pusat kota, tetapi benar-benar dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat hingga ke tingkat lingkungan dan RT. (*)

Baca juga:  Wali Kota Maulana Apresiasi Program Peduli Berbagi Tetangga RT 17, Kelurahan Simpang III Sipin