TANYAFAKTA.CO, JAKARTA – Grand launching Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat atau SMMPTN-Barat 2026 resmi dilaksanakan di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta, Senin (11/5/2026).
Pembukaan pendaftaran secara daring sendiri telah dimulai sejak Senin, 4 Mei 2026 pukul 16.00 WIB melalui laman resmi SMMPTN-Barat.
Pelaksanaan grand launching program seleksi mandiri ini diprakarsai oleh Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat (BKS-PTN Barat) yang pada tahun ini diikuti 27 perguruan tinggi negeri di wilayah Sumatera, Kalimantan, dan Jawa bagian barat.
SMMPTN-Barat sendiri telah dilaksanakan sejak 2017 dan dinilai sebagai salah satu model seleksi bersama terbaik di Indonesia. Kegiatan grand launching tersebut turut dihadiri Irjen Kemendiktisaintek Nur Syarifah dan Dirjen Dikti Kemdiktisaintek Khairul Munadi.
Ketua SMMPTN-Barat 2026, Ibrahim mengatakan, pelaksanaan SMMPTN-Barat tahun ini telah memasuki tahun kesembilan dan berlandaskan Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 3 Tahun 2026 tentang Penerimaan Mahasiswa Baru Program Diploma dan Program Sarjana pada Perguruan Tinggi Negeri.
“Jadi kegiatan ini sangat legal dan terbukti mampu menjadi model seleksi yang profesional, efisien, efektif, transparan, dan akuntabel, karena sistem penilaian hasil ujian berbasis komputer (computer-assisted test) serta disupervisi oleh KPK,” ujar Ibrahim.
Sementara itu, Ketua BKS-PTN Barat, Salampak menjelaskan, sebanyak 27 perguruan tinggi negeri tergabung dalam konsorsium SMMPTN-Barat 2026, yakni:
1. Universitas Syiah Kuala
2. Universitas Malikussaleh
3. Universitas Teuku Umar
4. Universitas Samudra
5. Institut Seni Budaya Indonesia Aceh
6. Universitas Riau
7. Universitas Jambi
8. Universitas Bengkulu
9. Universitas Andalas
10. Institut Seni Indonesia Padangpanjang
11. Universitas Maritim Raja Ali Haji
12. Universitas Bangka Belitung
13. Institut Teknologi Sumatera
14. UIN Sultan Syarif Kasim
15. UIN Mahmud Yunus Batusangkar
16. Universitas Sumatera Utara
17. UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary
18. Universitas Lampung
19. Universitas Sriwijaya
20. UIN Sumatera Utara
21. UIN Imam Bonjol
22. Universitas Siliwangi
23. Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
24. Institut Seni Budaya Indonesia Bandung
25. Universitas Singaperbangsa Karawang
26. Universitas Palangka Raya
27. Universitas Tanjungpura
Kegiatan grand launching ini merupakan sosialisasi resmi setelah sebelumnya dilakukan soft launching pada 4 Mei 2026 bersamaan dengan pembukaan pendaftaran secara online. Masa pendaftaran dibuka hingga 11 Juni 2026.
Sebagai jalur seleksi mandiri, SMMPTN-Barat ditujukan untuk memberikan kesempatan kepada calon mahasiswa yang belum lolos melalui jalur SNBP maupun SNBT, termasuk siswa yang belum memiliki akun SNPMB.
Materi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dalam seleksi ini terdiri dari dua komponen utama, yakni Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Literasi. Materi TPS meliputi penalaran umum, pengetahuan dan pemahaman umum, pemahaman bacaan dan menulis, serta pengetahuan kuantitatif.
Sementara itu, Tes Literasi mencakup literasi Bahasa Indonesia, literasi Bahasa Inggris, dan penalaran matematika.
Karena melibatkan PTN umum, seni, dan keagamaan, peserta seleksi bebas memilih program studi lintas bidang, baik saintek maupun soshum. Secara keseluruhan tersedia 1.013 program studi dengan kuota penerimaan mencapai 20.035 calon mahasiswa dari 27 PTN.
Biaya pendaftaran SMMPTN-Barat 2026 ditetapkan sebesar Rp375 ribu, sama seperti tahun sebelumnya. Setiap peserta dapat memilih maksimal dua program studi tanpa harus menyesuaikan lokasi UTBK dengan pilihan perguruan tinggi.
Pembayaran biaya pendaftaran dapat dilakukan melalui lima bank mitra, yakni Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Bank Tabungan Negara, dan Bank Rakyat Indonesia.
Selain melalui teller dan ATM, pembayaran juga dapat dilakukan melalui platform Tokopedia.
Untuk informasi terbaru mengenai SMMPTN-Barat 2026, peserta dapat mengakses situs resmi SMMPTN-Barat maupun kanal informasi resmi panitia dan humas SMMPTN-Barat 2026. (*)



Tinggalkan Balasan