“Kalau kita sudah bersih, baru kita menilai ke bawah sampai ke kabupaten dan kota. Ini penting agar budaya bersih dan hidup sehat benar-benar menjadi kebiasaan,” katanya.

Gubernur Al Haris berharap peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi pengingat bagi semua pihak untuk lebih peduli terhadap lingkungan.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Jambi juga menyerahkan penghargaan kepada sejumlah pihak yang dinilai aktif berpartisipasi dalam menjaga lingkungan dan mendukung aksi iklim. Penghargaan diberikan kepada instansi pemerintah, OPD, perusahaan, sekolah, individu, hingga kelompok masyarakat.

Dalam kegiatan itu, Gubernur Al Haris membacakan sambutan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Mohammad Jumhur Hidayat. Peringatan ini menjadi momentum penting untuk menguatkan kembali kepedulian bersama terhadap kebersihan, pengelolaan sampah, dan pelestarian lingkungan.

Baca juga:  Pemprov Jambi Perkuat Reformasi Birokrasi, Wamen PAN-RB: Birokrasi Harus Adaptif dan Responsif

“Pertobatan ekologis menuntut kita untuk menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa menjaga lingkungan bukan pilihan, tetapi kewajiban moral dan sosial bagi generasi sekarang maupun yang akan datang, serta harus dilakukan oleh seluruh elemen masyarakat,”ucap Menteri.

“Hari Lingkungan Hidup 2026 menjadi momentum bagi kita semua untuk merenung, menyadari kesalahan, dan bergerak memperbaiki hubungan kita dengan alam. Dengan pertobatan ekologis, kita tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga membangun budaya peduli dan bertanggungjawab yang menjadi warisan bagi generasi mendatang,” tambahnya. (*)