Pada kesempatan itu, Gubernur Al Haris juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jambi untuk mendukung penuh keikutsertaan kontingen PESPARAWI, termasuk dalam hal pendanaan. Ia menegaskan, meski pemerintah saat ini tengah melakukan efisiensi anggaran di berbagai sektor, dukungan terhadap kegiatan keagamaan tetap menjadi prioritas.
Gubernur Al Haris juga bahwa PESPARAWI sebagai wadah yang tepat untuk pembinaan iman, karakter, disiplin, dan persaudaraan yang dibalut dalam keindahan maupun keharmonisan paduan suara dimana setiap suara mampu menyatu dalam tujuan yang sama.
“Nilai inilah yang sangat relevan dengan kehidupan bermasyarakat dan pembangunan daerah. Saya berharap seluruh peserta dapat menjadi duta daerah yang menunjukkan sikap santun, disiplin, rendah hati, serta membangun persahabatan dengan peserta lain dari seluruh penjuru Indonesia. Tunjukkan bahwa masyarakat Jambi adalah masyarakat yang terbuka, menghargai keberagaman, dan mampu bersaing secara positif di tingkat nasional. Saya sangat bangga. Meskipun ada efisiensi, kegiatan keagamaan seperti ini wajib kita dukung,” tegasnya.
Gubernur Al Haris juga meyakini bahwa seluruh anggota kontingen PESPARAWI Provinsi Jambi telah melalui proses pelatihan yang panjang dan penuh pengorbanan. “Bekal tersebut hendaknya menjadi modal untuk memberikan penampilan terbaik demi mengharumkan nama Provinsi Jambi di tingkat nasional,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua LPPD Provinsi Jambi, Abraham Tambunan melaporkan bahwa pada PESPARAWI Nasional XIV tahun 2026, Provinsi Jambi akan mengikuti 10 dari 12 cabang lomba yang dipertandingkan. “Jumlah kontingen yang berangkat sebanyak 83 orang. Sebanyak 72 orang di antaranya merupakan penyanyi, dirigen, pelatih, dan pemain musik,” jelas Abraham.
Ia mengatakan, persiapan menuju PESPARAWI Nasional telah berlangsung cukup panjang dan penuh tantangan. Namun, seluruh peserta tetap menunjukkan semangat tinggi untuk memberikan penampilan terbaik.
Menurutnya, kontingen Jambi dijadwalkan berangkat pada 17 Juni 2026 menuju Jakarta sebelum melanjutkan perjalanan ke Manokwari. Seluruh rombongan diperkirakan tiba di Papua Barat pada 18 Juni 2026. “Kami mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Jambi agar kontingen dapat berangkat dalam keadaan sehat, mengikuti perlombaan dengan sukacita, dan kembali ke Jambi dengan membawa hasil terbaik,” katanya.(*)





Tinggalkan Balasan