“Indonesia adalah negeri Melayu yang sejak dulu identik dengan pantun. Kita harus menggerakkan kembali tradisi lama, termasuk berpantun,” kata Hesti.

Ia menuturkan, pantun tetap relevan digunakan dalam berbagai konteks, termasuk forum resmi tingkat tinggi, sebagai bentuk komunikasi yang elegan dan bermartabat.

Hesti Haris juga mendorong integrasi budaya berpantun dalam berbagai kegiatan PKK, pelatihan masyarakat, serta kolaborasi dengan lembaga adat untuk memperkuat pelestarian budaya Melayu.

Dalam sesi wawancara bersama awak media, Hesti Haris mengapresiasi Pemerintah Kota Sungai Penuh yang telah merespons dan menjalankan Gerakan Jambi Bersholawat.

“Alhamdulillah di Sungai Penuh dimulai, wali kota sudah sangat paham sehingga para anggota PKK kota sudah mulai melaksanakannya. Bahkan sudah dirasakan oleh masyarakat manfaat bersholawat,” ujarnya.

Baca juga:  Hesti Haris Sosialisasikan Gerakan Jambi Bersholawat, Perkuat Nilai Keagamaan Keluarga

Sementara itu, Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., menyampaikan bahwa kebersamaan dan kesiapan menghadapi era digital menjadi hal penting bagi masyarakat saat ini.

Ia menilai Gerakan Jambi Bersholawat dapat menjadi salah satu upaya membentuk karakter generasi muda ke arah yang lebih baik.

“Dengan adanya sosialisasi Gerakan Jambi Bersholawat bisa membawa perubahan tingkah laku generasi muda ke arah yang lebih baik,” kata Alfin.

Ia juga mengajak masyarakat meningkatkan kemampuan berpikir kritis agar mampu membedakan fakta, opini, dan informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Dengan adanya kita bersholawat akan mempermudah segala urusan,” tuturnya.

Sebelumnya, Ketua TP PKK Kota Sungai Penuh Sri Kartini Alfin menyampaikan apresiasi atas kehadiran TP PKK Provinsi Jambi dalam rangka sosialisasi Gerakan Jambi Bersholawat dan supervisi evaluasi program PKK.

Baca juga:  Genjot PAD, Wali Kota Maulana Buka FGD Literasi Pajak dan Dorong Optimalisasi PBB–PKB

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat peran sosial, pemberdayaan perempuan, serta mendorong kegiatan kreatif masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan pembacaan sholawat bersama dan doa untuk Provinsi Jambi agar senantiasa aman, damai, dan penuh keberkahan.

Pada kesempatan tersebut, TP PKK Provinsi Jambi juga menyerahkan bantuan buku panduan Belajar Mandiri Metode 30 Menit Bisa Membaca Al-Qur’an dukungan dari BAZNAS Provinsi Jambi untuk meningkatkan literasi Al-Qur’an di lingkungan keluarga dan masyarakat. (*)