TANYAFAKTA.CO, JAMBI — Persaingan masuk Fakultas Kedokteran Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi melalui Jalur Mandiri I berlangsung sangat ketat. Sebanyak 148 peserta mengikuti Ujian Jalur Mandiri I Tahun 2026 khusus Fakultas Kedokteran, Rabu (1/7/2026).
Ujian dilaksanakan di UTI-PD Lantai 3 Gedung Eks Rektorat UIN STS Jambi. Lokasi tersebut berada di Desa Simpang Sungai Duren, Kabupaten Muaro Jambi. Sebelum ujian dimulai, peserta mendapat sambutan dari Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN STS Jambi, Dr. H. Ayub Mursalin, M.A.
Dalam kesempatan itu, Ayub Mursalin menyapa seluruh peserta yang mengikuti seleksi. Ia juga memberikan motivasi agar peserta tetap percaya diri selama mengerjakan soal ujian.
Selain itu, peserta diingatkan untuk mengedepankan kejujuran selama proses seleksi berlangsung. Menurut Ayub, setiap peserta memiliki kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Karena itu, hasil seleksi akan ditentukan berdasarkan kompetensi dan capaian masing-masing peserta.
“Selamat kepada seluruh peserta yang telah berhasil sampai pada tahap ini. Fakultas Kedokteran UIN STS Jambi merupakan program studi yang sangat diminati, sehingga kompetisi berlangsung cukup ketat. Karena itu, ikutilah ujian dengan sungguh-sungguh, jujur, dan penuh tanggung jawab. Tunjukkan kemampuan terbaik yang dimiliki tanpa merasa terbebani oleh persaingan. Kami berharap seleksi ini dapat menjaring calon mahasiswa yang memiliki kompetensi akademik, integritas, dan semangat pengabdian untuk menjadi tenaga kesehatan yang profesional di masa depan,” ujar Dr. Ayub Mursalin.
Selain Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd., turut meninjau pelaksanaan Ujian Jalur Mandiri I Fakultas Kedokteran. Dalam peninjauan tersebut, Rektor memastikan seluruh tahapan seleksi berlangsung tertib, transparan, dan sesuai prosedur yang telah ditetapkan. Ia juga menyempatkan berdialog dengan panitia pelaksana untuk memastikan kesiapan sarana, prasarana, serta sistem ujian berbasis komputer berjalan optimal.
Kasful Anwar menegaskan bahwa proses penerimaan mahasiswa baru harus mengedepankan prinsip objektivitas, akuntabilitas, dan keadilan. Menurutnya, Fakultas Kedokteran merupakan salah satu program studi strategis yang diharapkan mampu mencetak dokter profesional sekaligus berkarakter Islami.
“Seleksi ini menjadi pintu awal untuk menjaring calon mahasiswa terbaik. Kami berkomitmen memastikan seluruh proses berlangsung secara transparan, objektif, dan memberikan kesempatan yang sama kepada setiap peserta. Semoga mahasiswa yang nantinya dinyatakan lulus benar-benar memiliki kapasitas akademik, integritas, serta semangat pengabdian kepada masyarakat,” ujar Kasful Anwar.
Suasana ujian berlangsung tertib sejak peserta memasuki ruang pelaksanaan. Panitia juga memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan sesuai prosedur yang telah ditetapkan.
Sementara itu, Ketua Admisi UIN STS Jambi, Herri Novealdi, menjelaskan tingginya minat masyarakat terhadap Fakultas Kedokteran. Ia menyebutkan sebanyak 148 peserta mendaftar melalui Jalur Mandiri I Tahun 2026.
Namun, kuota penerimaan melalui jalur tersebut hanya tersedia untuk 10 mahasiswa. Artinya, persaingan pada jalur ini mencapai hampir 15 peserta memperebutkan satu kursi. Menurut Herri, jumlah kuota Fakultas Kedokteran UIN STS Jambi tahun ini mencapai 50 mahasiswa.
Kuota tersebut terbagi melalui tiga jalur penerimaan mahasiswa baru. Sebanyak 15 mahasiswa diterima melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi atau SNBP. Selanjutnya, 25 mahasiswa diterima melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Tes atau SNBT. Kemudian, 10 mahasiswa akan dipilih melalui Jalur Mandiri I. Pembagian kuota tersebut dilakukan untuk memberikan kesempatan melalui berbagai mekanisme seleksi nasional dan mandiri.
Fakultas Kedokteran menjadi salah satu program studi dengan tingkat persaingan tertinggi di UIN STS Jambi. Hal itu terlihat dari besarnya jumlah pendaftar dibandingkan kuota yang tersedia. Tingginya minat tersebut menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan kedokteran di UIN STS Jambi.
Di sisi lain, proses seleksi dirancang untuk menjaring calon mahasiswa yang memiliki kemampuan akademik terbaik. Karena itu, seluruh peserta diharapkan dapat mengikuti ujian secara optimal.
Melalui proses seleksi yang objektif dan transparan, UIN STS Jambi berkomitmen menghadirkan lulusan kedokteran yang berkualitas. Komitmen tersebut sekaligus mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi kesehatan di Provinsi Jambi. (*)





Tinggalkan Balasan