Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, SOGY Serum Nanoekstrak Daun Pucuk Merah memiliki sejumlah keunggulan. Teknologi nano yang diterapkan menghasilkan ukuran partikel dalam skala nanometer sehingga mampu meningkatkan penetrasi bahan aktif ke lapisan kulit. Hal ini membuat senyawa bioaktif bekerja lebih efektif dibandingkan formulasi konvensional.
Selain itu, serum ini memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat sehingga mampu membantu menghambat penuaan dini, meningkatkan kelembapan kulit, mengurangi produksi minyak berlebih, menjaga elastisitas kulit, membantu mencerahkan kulit, serta memberikan perlindungan terhadap paparan sinar UV.
Keunggulan lainnya adalah penggunaan bahan aktif yang berasal dari sumber herbal sehingga memberikan nilai tambah dari aspek keamanan dan keberlanjutan. Dalam berbagai pengujian yang dilakukan, formulasi SOGY Serum Nanoekstrak Daun Pucuk Merah juga menunjukkan tingkat penerimaan pengguna yang lebih baik dibandingkan formulasi serum berbasis nanofraksi etil asetat daun pucuk merah.
Menurut Dr. Uce Lestari, pengembangan SOGY Serum merupakan bukti bahwa kekayaan biodiversitas Indonesia memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk inovatif bernilai ekonomi tinggi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia berharap hasil riset tersebut tidak hanya berhenti sebagai publikasi ilmiah atau dokumen penelitian, tetapi dapat dihilirisasi menjadi produk unggulan nasional yang diproduksi dalam skala pilot project maupun industri oleh perusahaan kosmetik di Indonesia.
“Harapan kami, SOGY Serum dapat menjadi solusi berbasis bahan alam Indonesia untuk membantu masyarakat menghadapi berbagai permasalahan kulit yang berkaitan dengan penuaan dini. Kondisi lingkungan global saat ini, termasuk polusi dan paparan radikal bebas, dapat mempercepat kerusakan kulit. Oleh karena itu, upaya pencegahan dan perawatan kulit menjadi sangat penting. SOGY Serum hadir sebagai salah satu inovasi yang diharapkan mampu menjawab kebutuhan tersebut,” ujar Dr. Uce dikutip dari unja.ac. id pada Rabu, (8/7/2026).
Lebih lanjut, ia berharap riset yang telah dibangun selama beberapa tahun terakhir dapat memberikan dampak yang luas bagi masyarakat, membuka peluang kolaborasi dengan industri, serta mendorong lahirnya produk-produk kosmetik berbasis bahan alam Indonesia yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Dengan demikian, hasil penelitian tidak hanya menjadi kumpulan data di atas kertas, tetapi benar-benar menjadi inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi kesehatan, kesejahteraan, dan kualitas hidup masyarakat Indonesia. (*)





Tinggalkan Balasan