TANYAFAKTA.CO, JAKARTA – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV PalmCo terus memperkuat komitmennya dalam memberdayakan masyarakat melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kali ini, perusahaan menggelar Baking Class 2026 yang diikuti 50 peserta, terdiri dari pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), ibu rumah tangga, remaja usia produktif, hingga perwakilan yayasan inklusif.

Pelatihan yang berlangsung di Taman Akhlak PTPN IV Regional II pada Selasa (7/7/2026) itu difokuskan pada peningkatan keterampilan masyarakat agar mampu mengembangkan usaha rumahan sekaligus menciptakan sumber pendapatan baru bagi keluarga.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan program tersebut merupakan bentuk investasi sosial perusahaan untuk membangun kemandirian masyarakat melalui peningkatan kompetensi.

Baca juga:  Sambut Hari Pelanggan Nasional, PTPN IV PalmCo Pastikan Kualitas Produk Sawit Terbaik

“Bagi kami, penyaluran bantuan TJSL merupakan investasi sosial perusahaan untuk membangun kemandirian masyarakat. Keterampilan yang diperoleh peserta diharapkan dapat diolah menjadi produk, dikembangkan menjadi usaha, dan pada akhirnya menjadi sumber pendapatan yang berkelanjutan bagi keluarga,” ujar Jatmiko, Senin (13/7/2026).

Menurutnya, kewirausahaan menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, khususnya di wilayah sekitar operasional perusahaan. Karena itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia dinilai sama pentingnya dengan pembangunan infrastruktur sosial.

“Kami ingin masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan memiliki akses terhadap pengetahuan, keterampilan, dan kesempatan yang lebih luas. Melalui pelatihan seperti ini, peserta tidak hanya belajar membuat produk, tetapi juga didorong untuk berani memulai usaha, berinovasi, serta mampu membaca peluang pasar,” tambahnya.

Baca juga:  Scoopy Your Mode Your Ride, Cara Seru Nikmati Quality Time Bareng Pasangan

Dalam pelaksanaannya, PTPN IV PalmCo menggandeng Lesaffre Indonesia (Saf-Instant) sebagai produsen ragi dan bahan baku bakery, serta PT Indojaya Perkasa Abadi.

Pelatihan dipandu oleh Chef Syamsuddin bersama tim pendamping melalui metode praktik langsung (hands-on). Seluruh peserta mengikuti setiap tahapan pembuatan produk, mulai dari menimbang bahan, mencampur adonan, fermentasi, pembentukan produk, hingga proses pemanggangan.

Tiga jenis produk dipraktikkan dalam pelatihan tersebut, yakni roti Polo Boy, pepperoni pizza, dan pao. Pemilihan menu disesuaikan dengan tren pasar agar peserta memiliki bekal keterampilan yang relevan dengan kebutuhan konsumen.