TANYAFAKTA.CO, JAMBI – Kebun Bukit Kausar PTPN IV Regional IV mencatatkan kinerja produksi yang positif hingga Agustus 2026. Di bawah kepemimpinan Manajer Kebun Bukit Kausar, Ereskayanto, capaian produksi secara year-on-year (YoY) sampai dengan Agustus 2026 mencapai 113 persen dibandingkan periode yang sama sampai dengan Agustus 2025, atau menunjukkan pertumbuhan sekitar 13 persen.

Capaian tersebut merupakan hasil dari serangkaian pembenahan yang dilakukan secara bertahap, mulai dari perbaikan areal, penguatan infrastruktur, peningkatan kompetensi sumber daya manusia hingga pemenuhan fasilitas pendukung bagi pekerja.

Manajer Kebun Bukit Kausar, Ereskayanto, mengatakan peningkatan produksi tidak hanya bertumpu pada upaya mengejar target, tetapi juga dilakukan melalui perbaikan menyeluruh terhadap faktor-faktor yang mendukung kegiatan operasional di lapangan.

Baca juga:  Sinergi PTPN IV dan Polda Sumsel: Berantas Jaringan Penadah Sawit Hingga Amankan Lahan

Salah satu langkah yang dilakukan adalah pembenahan areal perkebunan agar potensi produksi dapat digali secara lebih maksimal. Perbaikan infrastruktur, khususnya akses yang menunjang kegiatan panen dan pengangkutan hasil produksi, juga terus dilakukan untuk meningkatkan efektivitas serta kelancaran operasional.

Di sisi sumber daya manusia, manajemen secara konsisten melaksanakan coaching dan mentoring kepada seluruh tim, termasuk para pemanen. Pendampingan tersebut diarahkan untuk meningkatkan pemahaman mengenai teknik penggalian produksi yang tepat, disiplin kerja, kualitas panen serta tanggung jawab terhadap areal masing-masing.

“Peningkatan produksi harus dibangun melalui proses. Bukan hanya bagaimana mengejar angka produksi, tetapi bagaimana membenahi areal, memperbaiki infrastruktur, meningkatkan kompetensi pekerja dan menciptakan lingkungan kerja yang baik,” ujar Ereskayanto.

Baca juga:  Muharram Penuh Berkah, PTPN IV Regional IV Gelar Sunatan Massal untuk 50 Anak di Tanjab Barat

Manajemen Kebun Bukit Kausar juga memberikan perhatian terhadap fasilitas pendukung pekerja. Pemenuhan dan perbaikan alat panen, rumah tinggal, rumah ibadah, pelayanan kesehatan hingga fasilitas olahraga terus dilakukan secara bertahap guna menciptakan lingkungan kerja yang lebih nyaman dan kondusif.