TANYAFAKTA.CO, KOTA JAMBI – Menjelang pelaksanaan Healthy Cities Summit (HCS) 2026 yang akan berlangsung di Kota Jambi pada 25–28 Oktober 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi terus mematangkan berbagai persiapan.
Salah satunya melalui pembekalan terhadap 560 Liaison Officer (LO) yang akan bertugas mendampingi dan memberikan pelayanan kepada para tamu serta peserta selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Pembekalan dilaksanakan secara tatap muka di Aula Grha Siginjai, Kantor Wali Kota Jambi, Jumat (25/9/2026) pagi. Kegiatan dipimpin langsung Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., didampingi Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., serta para staf ahli dan asisten di lingkungan Pemkot Jambi.
Sebanyak 560 LO disiapkan untuk mendukung pelayanan peserta yang berasal dari kabupaten/kota, provinsi, serta kementerian/lembaga se-Indonesia. Para LO berasal dari jajaran Pemkot Jambi, termasuk pejabat eselon II dan para camat yang akan ditempatkan sesuai kebutuhan pendampingan selama kegiatan.
Dalam pelaksanaannya, para LO akan menjalankan tugas mulai dari mendampingi peserta sejak kedatangan, memberikan informasi dan pelayanan selama mengikuti agenda HCS 2026, hingga memastikan proses kepulangan para tamu berjalan dengan baik.
Karena itu, para LO dibekali pemahaman mengenai tugas dan tanggung jawab, termasuk pengetahuan tentang Kota Jambi, mulai dari program pembangunan, destinasi wisata, kuliner, fasilitas pelayanan publik hingga berbagai potensi daerah.
Pembekalan tersebut dinilai penting agar pelayanan yang diberikan berlangsung cepat, tepat, ramah, dan informatif.
Selain mengikuti agenda utama HCS 2026, para peserta juga akan diajak mengikuti sejumlah kegiatan pendukung, di antaranya peninjauan kolam retensi dan penanaman pohon secara serentak di kawasan Telago Kajang Lako, kunjungan ke kawasan Candi Muaro Jambi, serta pengenalan sejumlah program unggulan Kota Jambi, termasuk Kampung Bahagia.
Maulana: LO Menentukan Kualitas Pelayanan
Wali Kota Jambi Maulana menegaskan, LO memiliki peran penting dalam menentukan kualitas pelayanan Kota Jambi sebagai tuan rumah HCS 2026.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan tidak hanya ditentukan oleh kesiapan teknis, tetapi juga oleh kualitas pelayanan dan keramahan yang diberikan kepada para tamu.
“Tugas LO sangat menentukan jalannya kegiatan sebagai tuan rumah. Dengan keramahan dan pelayanan yang baik, insyaallah seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik. Ini menjadi harapan kita bersama agar HCS 2026 sukses,” ujar Maulana.
Maulana juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Jambi dalam menyukseskan penyelenggaraan HCS 2026 di Kota Jambi.
“Alhamdulillah, Pak Gubernur memberikan full support terhadap kegiatan ini. Apa pun kebutuhan yang diperlukan, insyaallah akan diberikan dukungan. Ini tentu menjadi nilai tambah bagi kita,” katanya.
Selain kesiapan pengetahuan dan kemampuan pelayanan, Maulana turut menekankan pentingnya menjaga kondisi kesehatan para LO. Ia meminta Dinas Kesehatan Kota Jambi memberikan dukungan terhadap kesiapan fisik petugas, termasuk melalui penyediaan vitamin dan obat-obatan yang diperlukan selama menjalankan tugas.
Menurutnya, kehadiran peserta dari berbagai daerah dan kementerian/lembaga di Kota Jambi harus menjadi momentum yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
HCS 2026, kata dia, tidak hanya diharapkan menjadi ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian dan pelaku usaha lokal.




Tinggalkan Balasan