TANYAFAKTA.CO, JAMBI – Sebagai wujud komitmen nyata dalam mendukung program strategis pemerintah menuju swasembada dan kemandirian pangan nasional, PTPN IV Regional IV Kebun Tanjung Lebar kembali sukses melaksanakan panen jagung tahap kedua.
Pada pemanenan tahap kedua ini, Kebun Tanjung Lebar berhasil membukukan hasil panen sebesar 513 kg. Capaian ini melengkapi hasil panen tahap pertama sebesar 673 kg, sehingga total akumulasi hasil panen program penanaman jagung di Kebun Tanjung Lebar kini mencapai 1.186 kg (1,186 ton).
Guna menjaga konsistensi produksi dan pasokan pangan secara berkesinambungan, PTPN IV Regional IV Kebun Tanjung Lebar saat ini juga langsung bergerak cepat melakukan proses penanaman kembali untuk yang ke-3 kalinya.
Manajemen PTPN IV Regional IV menyampaikan bahwa keberlanjutan program hingga siklus ketiga ini merupakan bukti nyata keseriusan perusahaan dalam mengawal ketahanan pangan nasional secara jangka panjang.
“Keberhasilan panen tahap kedua sebesar 513 kg ini genap mengantarkan total hasil panen kita mencapai 1.186 kg. Langsung disusulnya proses penanaman tahap ketiga menjadi bukti konsistensi PTPN IV Regional IV Kebun Tanjung Lebar dalam mengawal agenda kemandirian pangan nasional secara berkelanjutan,” ungkap Delvi Manajer Kebun Tanjung Lebar PTPN IV Regional IV.
Sementara itu, Manajemen Kebun Tanjung Lebar menambahkan bahwa persiapan dan pemanfaatan lahan untuk tahap ketiga saat ini sedang berjalan optimal di lapangan dengan menerapkan hasil evaluasi dari siklus penanaman sebelumnya.
“Kami sangat bersyukur atas kelancaran panen kedua ini. Tanpa menunda waktu, saat ini seluruh tim di lapangan sedang berfokus pada proses penanaman kembali untuk tahap yang ke-3. Dengan perawatan yang semakin intensif dan penerapan metode budidaya yang presisi, kami optimis penanaman tahap ketiga ini dapat memberikan hasil yang semakin memuaskan,” ucap Manajer Kebun Tanjung Lebar.
Melalui keberlanjutan program penanaman jagung yang kini telah memasuki tahap ketiga, PTPN IV Regional IV menegaskan perannya tidak hanya sebagai pelaku industri perkebunan, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga kedaulatan dan kemandirian pangan bangsa. (*)




Tinggalkan Balasan