Oleh : Dr.Noviardi Ferzi
TANYAFAKTA.CO, JAMBI – Isu yang menyebut adanya “pihak di balik layar” yang sengaja mengelola konflik seputar jalan khusus batu bara di Jambi adalah tuduhan yang terlalu jauh, terlebih ketika tidak dibarengi bukti konkret. Narasi seperti itu mudah memancing kecurigaan publik, tetapi tanpa dokumen, tanpa nama, tanpa aliran dana, dan tanpa fakta verifikatif, ia hanya menjadi opini liar yang berpotensi menyesatkan.
Tuduhan sebesar itu seharusnya dibuktikan dengan temuan investigatif, bukan asumsi yang dibangun dari persepsi dan kemarahan sesaat terhadap lambannya pembangunan.
Dalam konteks jalan khusus batu bara, justru fakta yang tampak di permukaan memperlihatkan hal sebaliknya. Gubernur Jambi sudah memulai secara resmi pembangunan sejak 2022, lengkap dengan peletakan batu pertama dan penetapan trase jalan.
Pengerjaan pun melibatkan sejumlah investor dan kontraktor resmi yang diumumkan secara terbuka. Tidak ada tanda-tanda bahwa proyek berjalan secara gelap atau dikendalikan oleh pihak misterius yang sengaja menciptakan konflik. Justru hambatan yang muncul sebagian besar bersifat teknis, seperti pembebasan lahan, perizinan kawasan hutan, dan kesiapan administrasi para perusahaan yang terlibat.
Jika benar ada aktor besar yang mengelola konflik demi kepentingan tertentu, maka pastilah mereka berupaya menghilangkan transparansi. Namun yang terjadi justru sebaliknya: DPRD memanggil kontraktor, pemerintah pusat menekan percepatan, dan media lokal terus menyoroti progresnya. Model pengawasan semacam ini tidak kompatibel dengan narasi konspiratif yang dituduhkan.




Tinggalkan Balasan