TANYAFAKTA.CO, JAMBI – Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Provinsi Jambi menggelar konser Paduan Suara Kontingen Pesparawi Provinsi Jambi pra-kompetisi dengan tajuk “A Journey” di Gedung Pertunjukan Taman Budaya Jambi (TBJ) pada Senin, (1/6/2026) lalu.

Konser tersebut adalah bagian dari persiapan sekaligus wadah untuk menampilkan hasil latihan kurang lebih selama dua tahun menuju Pesta Paduan Suara Gerejawi (PESPARAWI) Tingkat Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari, Papua Barat pada 18-29 Juni mendatang.

Acara dibuka dengan penampilan Paduan Suara Musik Gerejawi Nusantara (MGN) yang membawakan lagu berjudul Bagaikan Sungai Batanghari, karya Slamat Siregar, salah satu konduktor muda LPPD Provinsi Jambi yang juga bertindak sebagai pelatih dan dirigen.

Lagu tersebut dibuat khusus untuk dinyanyikan pada tangkai lomba Musik Gerejawi Nusantara. Penampilan paduan suara acapella ini semakin apik dengan iringan tarian dari para penari latar.

Baca juga:  Bawa Kota Jambi ke Forum Internasional, Walikota Maulana Jadi Pembicara di AGMF 2025 Malaysia

Ketua Panitia Keberangkatan Kontingen, Djokas Siburian, menyampaikan bahwa “A Journey” bukan sekadar konser, melainkan representasi dari perjalanan panjang yang penuh proses, latihan, tenaga, dan cerita di balik persiapan menuju pesta iman umat Kristiani dari seluruh penjuru Nusantara yang akan digelar pada 18–29 Juni 2026 mendatang.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir dan mendukung terselenggaranya konser ini,” ujarnya.

Konser dibagi menjadi tiga sesi utama. Pada sesi pertama, Michelle Valerie Siahaan membawakan lagu Puji Tuhan Selalu dan Kathryn Elisa Butarbutar menyanyikan lagu Puji Dia, Haleluya. Keduanya mendapat kepercayaan sebagai peserta kategori Solo Anak usia 7–10 tahun dan 11–14 tahun.

Baca juga:  Menko Pangan Zulkifli Hasan: Kita Harus Kembali Tegakkan Pasal 33 UUD 1945

Sesi ini ditutup dengan penampilan energik Tim Vokal Grup yang membawakan lagu Pujianku BagiMu. Tim yang dilatih Steven Siagian tersebut menyajikan pujian yang penuh warna, baik dari sisi aransemen maupun komposisi.

Tidak hanya menampilkan lagu-lagu lomba, konser A Journey juga dimeriahkan oleh sejumlah pengisi acara lainnya, di antaranya para penari dari GBI MHCC serta penampilan teatrikal dari Bengkel Sastra Resentra dan Sanggar Cemara by Limaniart. Kehadiran mereka semakin menghidupkan suasana pujian dan memberikan makna yang lebih mendalam bagi penonton.

Pada sesi kedua, tampil Paduan Suara Wanita yang dipimpin oleh Tony Tunggul Wirawan Siahaan membawakan lagu Pujilah Tuhan.

Penampilan tersebut dilanjutkan oleh Boy Simanungkalit dengan lagu Slalu PujiMu dan Abigail Parhusip yang membawakan lagu Ku Mau MemujiMu. Lagu-lagu kategori solo ini dinyanyikan dengan gaya seriosa dan diiringi oleh Putri Simbolon sebagai pianis.

Baca juga:  Indonesia Butuh Revolusi, Ketua Umum DPP PGK : Pemuda Harus Bisa Jadi Pelopor

Sesi ketiga ditutup dengan penampilan Paduan Suara Pria yang juga dipimpin Tony Tunggul Wirawan Siahaan. Mereka membawakan lagu Haleluya, yang merupakan lagu pilihan wajib pada perlombaan nanti.

Pada bagian akhir konser, penonton disuguhkan tiga penampilan utama. Diawali oleh Paduan Suara Remaja/Pemuda Campuran yang membawakan lagu Petrus. Slamat Siregar bersama tim berhasil membawa emosi penonton larut dalam lagu karya Z. Randall Stroope tersebut.