Harga inti sawit juga meningkat, dari Rp 9.312,46/kg menjadi Rp 9.437,94/kg, dengan indeks K sebesar 93,20%. Rakhmat menyebutkan bahwa meski harga sawit secara nasional berfluktuasi, kenaikannya tidak signifikan.

“Produksi sawit nasional mengalami penurunan, dipengaruhi oleh cuaca kemarau, usia pohon yang menua, dan peraturan baru dari Uni Eropa,” ungkapnya, Jumat (27/9/2024).

Berikut rincian harga berdasarkan umur tanaman untuk periode ini:

  • Umur 3 tahun: Rp 2.437,01/kg
  • Umur 4 tahun: Rp 2.597,72/kg
  • Umur 5 tahun: Rp 2.717,58/kg
  • Umur 6 tahun: Rp 2.831,38/kg
  • Umur 7 tahun: Rp 2.902,87/kg
  • Umur 8 tahun: Rp 2.964,22/kg
  • Umur 9 tahun: Rp 3.022,83/kg
  • Umur 10-20 tahun: Rp 3.115,56/kg
  • Umur 21-24 tahun: Rp 3.021,46/kg
  • Umur 25 tahun: Rp 2.882,19/kg
Baca juga:  Turun Tipis, Segini Harga TBS di Jambi Periode 19-25 Juli Tahun 2024

Harga ini berlaku untuk petani swadaya yang bermitra atau membentuk kelompok tani. Rakhmat menghimbau petani sawit di Jambi untuk membentuk kemitraan agar dapat memperoleh hasil jual sesuai harga yang ditetapkan pemerintah. (Aas)