Pantauan media saat live streaming tersebut, banyak masyarakat yang memuji dan mengapresiasi program-program Maulana-Diza pada kolom komentar terkait tema debat yakni pendidikan, kesehatan, dan lingkungan. Bahkan rata0rata mereka sudah tidak sabar untuk menikmati program-program tersebut, seperti Kartu Bahagia, Kampung Bahagia, dan Call Center Bahagia.

Salah satunya Sopran Samsuar. Dia  mengatakan bahwa Maulana-Diza adalah bukti calon pemimpin yang punya wawasan dan pengetahuan tentang masalah-masalah yang ada di Kota Jambi.

“Jadi punya bahan untuk memberikan solusi, bukan baru setelah terpilih baru dicarikan solusinya, 01 Kota Jambi Bahagia,”tegasnya.

Sementara itu, pasangan calon nomor urut 2 rata-rata mendapat komentar ketidakpuasan karena ketidaknyambungan paparan dengan konteks materi debat maupun pertanyaan yang dilontarkan. Selain itu juga, banyak masyarakat menilai, pada pasangan tersebut calon walikota HAR, terlihat lebih mendominasi panggung daripada pendampingnya Guntur. Hal ini menunjukkan seperti ada ketidakserasian dan rasa tidak saling percaya sesama pasangan calon nomor 2 tersebut. (Aas)

Baca juga:  Pemkot Jambi Tekankan Pendidikan Anak Usia Dini Lewat Festival Sains Gelembung Sabun