Cecep menilai bahwa penghijauan di kawasan urban sangat penting mengingat semakin terbatasnya ruang terbuka hijau di wilayah perkotaan. Ia menekankan bahwa penanaman pohon memiliki manfaat jangka panjang sebagai penyerap karbon dan penunjang kehidupan.

“Hari Bumi adalah momen penting untuk memperbaiki hubungan manusia dengan alam,” tegas Cecep.

Lurah Simpang IV Sipin, Raden Latif, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif yang dilakukan JBC dan menganggapnya sebagai contoh kolaborasi positif antara sektor swasta dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Langkah JBC ini sangat positif dan patut dicontoh pelaku usaha lain. Menjaga bumi bukan cuma tugas pemerintah, tapi tanggung jawab semua pihak,” ujarnya.

Aksi penanaman pohon ini tidak hanya bertujuan menekan emisi karbon dan memulihkan ekosistem lokal, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kualitas udara, kesehatan masyarakat, dan penataan ruang kota.

Baca juga: 

Melalui peringatan Hari Bumi 2025, JBC menegaskan tekadnya untuk menjadi pionir gerakan hijau di sektor bisnis lokal. Sebuah langkah kecil yang diharapkan dapat memberikan dampak besar bagi lingkungan. (*)