Ketua Srikandi PLN sekaligus Senior Manager KKU PLN ULP3B Sumatera, Yenti Elvina, dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian PLN terhadap anak-anak berkebutuhan khusus.

“Kami ingin hadir tidak hanya sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai mitra pembangunan sosial, termasuk di bidang pendidikan dan kesehatan. Program ini juga bagian dari upaya kami mendukung penurunan stunting,” katanya.

Yenti juga menjelaskan bahwa pelatihan yang diberikan bersama Batik Jambi Berkah mencakup keterampilan membatik, dengan dukungan peralatan seperti mesin obras dan alat membatik. Hal ini diharapkan dapat membuka peluang ekonomi bagi para siswa SLB di masa depan.

 

Kepala SLB Harapan Mulya, Yuli Maryati, mengapresiasi langkah inklusif yang dilakukan Pemkot Jambi, salah satunya melalui Peraturan Wali Kota (Perwal) Jambi No. 11 Tahun 2025 tentang Pendidikan Inklusif. Perwal ini dianggap sebagai angin segar dalam mewujudkan kesetaraan dan memberikan ruang lebih besar bagi anak-anak difabel.

Baca juga:  Walikota Maulana Kukuhkan 56 Paskibraka HUT Ke 80 RI Kota Jambi

“Terima kasih atas perhatian dan ruang khusus bagi anak-anak spesial ini. Perwal ini menjadi bukti bahwa mereka juga berhak maju dan berkembang,” ujarnya.

Yuli juga mengungkapkan bahwa sejak berdiri tahun 2015, SLB Harapan Mulya kini mendidik 170 siswa dari jenjang PAUD hingga SMA, dengan dukungan 60 tenaga pengajar. Prestasi sekolah pun membanggakan, dengan 13 gelar juara di ajang FLS2N, O2SN, dan LKSN, serta 4 siswa mewakili Jambi di tingkat nasional.

Turut hadir dalam acara tersebut jajaran manajemen PLN seperti MSB KOM TJSL PLN ULP3B Sumatera Andi Pratama, Manager PLN UPT Jambi Ricky Haryaseno, Persatuan Istri Karyawan/Karyawati PLN (PIKK PLN) Ririn Afriana, Camat Jambi Selatan Darmawansyah, Lurah Wijayapura Dina Ramadani, Owner Batik Berkah Mahmudah, serta para guru, siswa, dan orang tua dari SLB Harapan Mulya. (*)

Baca juga:  Peringatan Maulid Nabi di Jambi, Pemkot Serahkan Hibah Rp35 Juta ke Masjid Raya Magatsari