“Kalau benar ada surat rekomendasi, berarti Kapolda membiarkan hal ini terjadi. Jika tidak ada jawaban, kami akan mendirikan tenda di depan Polda Jambi,” lanjut Alion.

Massa juga menilai penunjukan Sanusi sebagai Ketua KONI menciptakan preseden buruk. Menurut penelusuran mereka, belum pernah ada anggota aktif TNI-Polri yang menjabat sebagai Ketua KONI tingkat provinsi, kecuali di tingkat cabang olahraga.

Menanggapi hal tersebut, Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Mulia Prianto, menyatakan bahwa pihaknya akan segera menyampaikan persoalan ini kepada yang bersangkutan.

“Beliau harus memilih, tetap sebagai anggota Polri atau menjadi Ketua KONI. Tidak boleh dua-duanya. Itu sesuai undang-undang, bukan pernyataan pribadi saya,” ujar Mulia saat menemui massa aksi.

Baca juga:  Semangat Merah Putih: Pebalap AHM Tampil All Out di IATC Mandalika Bersamaan dengan MotoGP

Pernyataan itu disambut positif oleh peserta aksi. Setelah berdialog dengan pihak kepolisian dan mendapatkan komitmen penyelesaian, massa akhirnya membubarkan diri secara tertib. (*)