Sebelumnya, Bupati Tanjung Jabung Timur Dillah Hikmah Sari menyampaikan bahwa pihaknya sedang mengembangkan kawasan eks transmigrasi menjadi Kota Terpadu Mandiri.
“Kehadiran Pak Wamen hari ini ke Tanjung Jabung Timur tentunya menjadi dorongan semangat bagi pemerintah daerah, apalagi Tanjung Jabung Timur ini masuk ke dalam kawasan prioritas RPJMN. Saat ini, kami sedang mendorong pembangunan daerah eks transmigrasi menjadi Kota Terpadu Mandiri, salah satunya membangun kawasan agrowisata di kawasan tersebut,” ungkapnya.
Di hadapan Wamen, Bupati Dillah juga mengusulkan agar pembangunan wilayah irigasi di daerah eks transmigrasi mendapat perhatian kementerian.
“Sebelumnya, kami meminta kepada Pak Wamen untuk mendorong program daerah eks transmigrasi sebagai wilayah irigasi, dengan harapan dapat memajukan pertanian di wilayah eks transmigrasi. Pak Wamen, daerah kami saat ini tidak lagi swasembada pangan, tetapi kami saat ini sudah mengalami surplus pangan,” pungkasnya.
Untuk diketahui, kunjungan Wamen Transmigrasi ke Provinsi Jambi juga ditandai dengan pemberian bantuan program senilai Rp2,1 miliar untuk kawasan Geragai. Bantuan tersebut mencakup:
Pembangunan sanitasi untuk tiga unit sekolah senilai Rp600 juta,
Rehabilitasi bangunan untuk tiga unit sekolah senilai Rp600 juta,
Normalisasi kanal batas Kawasan Perkebunan Besar (KPB) sepanjang satu kilometer senilai Rp800 juta,
Bantuan pengembangan kelembagaan ekonomi senilai Rp100 juta.(*)




Tinggalkan Balasan