Sebelumnya, Kota Jambi telah mengikuti serangkaian tahapan evaluasi yang diselenggarakan oleh Kementerian. Proses evaluasi tersebut mencakup berbagai tahapan, mulai dari evaluasi mandiri, verifikasi administrasi, hingga verifikasi lapangan secara hybrid yang melibatkan lintas kementerian dan lembaga terkait.

Dalam pelaksanaannya, evaluasi ini juga menyerap aspirasi langsung dari anak-anak melalui Forum Anak, serta masukan dari berbagai kelompok masyarakat, sebagai bagian dari pendekatan partisipatif dalam menilai komitmen dan kinerja daerah terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak.

“Ini tentu menjadi hasil dari sinergi lintas sektor yang kuat di Kota Jambi, namun yang paling utama adalah arah kebijakan dan dukungan langsung dari Wali Kota dalam mengarusutamakan isu anak di setiap lini pembangunan daerah,” tambahnya.

Baca juga:  Wakil Wali Kota Jambi Buka Rakor Percepatan Legislasi Koperasi Merah Putih

Katanya, Wali Kota Jambi dokter Maulana, dijadwalkan akan hadir langsung dalam penganugerahan tersebut sebagai wujud nyata komitmen Pemerintah Kota Jambi. Dengan kehadirannya dalam ajang nasional tersebut, diharapkan semakin memperkuat posisi Kota Jambi sebagai daerah yang berkomitmen tinggi terhadap pemenuhan hak anak. Lebih dari sekedar penghargaan, momentum ini menjadi cerminan bahwa kepemimpinan yang berpihak pada anak adalah kunci utama dalam mewujudkan pembangunan Kota Jambi Bahagia yang inklusif dan berkelanjutan. (*)