Untuk mencegah konflik yang lebih parah, semua pihak harus bertindak tegas dan transparan. Penegakan hukum yang kuat dan tidak pandang bulu mutlak diperlukan untuk mengembalikan kepercayaan publik (North, 1990). Transparansi perizinan juga menjadi kunci utama. Korporasi harus membuktikan klaimnya dengan membuka seluruh dokumen perizinan kepada publik. Jika terbukti ada penyalahgunaan, pemerintah harus berani mencabutnya. Pada akhirnya, kasus-kasus ini adalah ujian bagi komitmen pemerintah dan korporasi terhadap pembangunan yang berkelanjutan. Mengabaikan hak-hak masyarakat hanya akan mengubah “pengusiran senyap” menjadi ledakan konflik yang riuh dan panas, yang merusak tatanan sosial dan ekonomi yang rapuh.
Penulis adalah seorang Pemerhati Sosial Ekonomi
Daftar Pustaka
Hasibuan, A. (2022). Dampak Lingkungan dan Sosial dari Aktivitas Pertambangan Batubara: Studi Kasus di Sumatera Barat. Laporan Penelitian Universitas Andalas.
Li, T. M. (2014). The Will to Improve: Governmentality, Development, and the Practice of Politics. Duke University Press.
North, D. C. (1990). Institutions, Institutional Change and Economic Performance. Cambridge University Press.
Ostrom, E. (1990). Governing the Commons: The Evolution of Institutions for Collective Action. Cambridge University Press.
Permana, B. (2023). Praktik Silent Eviction dan Dampaknya terhadap Petani di Jambi. Jurnal Kajian Sosial, 12(2), 45-60.
Putnam, R. D. (2000). Bowling Alone: The Collapse and Revival of American Community. Simon & Schuster.
Scott, J. C. (1998). Seeing Like a State: How Certain Schemes to Improve the Human Condition Have Failed. Yale University Press.
Sen, A. (1999). Development as Freedom. Oxford University Press.
Sidel, J. T. (2006). Riots, Pogroms, and Protests: The Rise of Vigilante Justice in the New Order of Indonesia. Journal of Contemporary Asia, 36(1), 3-23.
Tarrow, S. (1998). Power in Movement: Social Movements and Contentious Politics. Cambridge University Press.
Tilly, C. (2003). The Politics of Collective Violence. Cambridge University Press.




Tinggalkan Balasan