Selain itu, pada sesi Learning and Knowledge Sharing, ia menjelaskan konsep ekonomi sirkular melalui Program Kampung Bahagia dan tata kelola sampah terpadu dari hulu hingga hilir di TPA Talang Gulo.

“Ini memperkuat posisi Kota Jambi di mata internasional. Penataan sampah dilakukan sambil menciptakan perputaran ekonomi melalui pengolahan sampah. Tidak semua kota memiliki model seperti ini,” kata Jeff, Jumat (15/8/2025).

Ia menambahkan, kehadiran Wali Kota Jambi di AGMF menunjukkan komitmen mendukung SDG’s poin 11 tentang kota dan komunitas berkelanjutan. “Sejak awal masa kepemimpinannya, beliau menginspirasi banyak kota di ASEAN,” ujarnya.

Jeff juga mengungkapkan bahwa Wali Kota Jambi memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menjalin diplomasi, termasuk bertemu Wali Kota Kuala Lumpur, Maimunah Mohd Sharif. (*)

Baca juga:  Tolak Hasil Musda VI APERSI Jambi, Puluhan Anggota Putuskan Keluar Asosiasi