TANYAFAKTA.CO, JAMBI – Belakangan ini beredar sebuah potongan video wawancara Gubernur Jambi Al Haris dengan seorang jurnalis yang viral di platform TikTok.
Sayangnya, video itu sengaja dipelintir dan dipotong sedemikian rupa sehingga menggiring opini publik seolah Gubernur tidak mampu menjawab pertanyaan terkait Perda RTRW dalam soal konflik warga Aur Kenali dengan PT SAS.
Padahal, jika disimak secara utuh, video yang direkam pada acara dialog forkopimda Provinsi Jambi, Kota Jambi, Muaro Jambi, bersama Warga dan PT SAS di Aula Griya Mayang pada Selasa, (16/9/2025) lalu, yang terjadi justru sebaliknya: Gubernur Al Haris menjawab dengan tegas, elegan, dan sesuai aturan hukum.
Dalam video tersebut, seorang wartawan bertanya kepada Gubernur Jambi Al Haris.
“Pak, walaupun ini melanggar perda RTRW kita tetap lanjut ya, kita tidak peduli perda, tidak peduli aturan, tetap lanjut ya,” tanyanya.
Pertanyaan itu tetap dijawab oleh Gubernur Al Haris. Namun, sebelum jawaban selesai, wartawan kembali memotong dengan pertanyaan lain.
“Ini kan jelas melanggar perda RTRW Kota,” tambahnya.
Spontan, Gubernur Jambi mengalihkan pertanyaan tersebut ke Walikota Jambi mengingat soal Perda RT/RW Kota Jambi merupakan kewenangan Walikota Jambi.
“Nah ini ada wali yang akan menjelaskan karena itu wewenangnya. Sebab yang ditanyakan itu terkait RTRW Kota, jadi ini wewenang Pak Wali untuk menjawab, bukan saya.”
Pernyataan ini menunjukkan bahwa Al Haris menempatkan kewenangan secara tepat, bukan lari dari pertanyaan.
Menurut kajian hukum tata negara, kewenangan RTRW Kota memang sepenuhnya berada di ranah pemerintah kota. Gubernur tidak bisa serta-merta mengambil alih kewenangan teknis kota/kabupaten, kecuali dalam hal pembinaan dan pengawasan umum.
Apa yang dilakukan Al Haris adalah bentuk penghormatan pada aturan perundangan sekaligus menunjukkan kedewasaan dalam berdemokrasi.
Sayangnya, potongan video itu diduga di sengaja dipelintir dan diviralkan untuk membentuk persepsi dengan nuansa provokatif.
Dalam hal ini, perlu memahami bahwa langkah Al Haris justru benar, karena menyerahkan jawaban kepada Walikota Jambi merupakan sikap taat aturan dan sesuai mekanisme pemerintahan yang berlaku.
Fakta ini harus menjadi pelajaran bersama agar masyarakat lebih cerdas dalam menilai informasi. Jangan mudah percaya pada potongan video tanpa memahami konteks utuh. Gubernur Jambi Al Haris tetap konsisten menunjukkan kepemimpinan yang tegas, elegan, dan taat aturan. (*)




Tinggalkan Balasan