وَالَّذِينَ يَكْنِزُونَ الذَّهَبَ وَالْفِضَّةَ وَلَا يُنْفِقُونَهَا فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَبَشِّرْهُمْ بِعَذَابٍ أَلِيمٍ. يَوْمَ يُحْمَى عَلَيْهَا فِي نَارِ جَهَنَّمَ فَتُكْوَى بِهَا جِبَاهُهُمْ وَجُنُوبُهُمْ وَظُهُورُهُمْ هَذَا مَا كَنَزْتُمْ لِأَنْفُسِكُمْ فَذُوقُوا مَا كُنْتُمْ تَكْنِزُونَ.
“Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih. Pada hari dipanaskan emas dan perak itu dalam neraka Jahannam, lalu dahi mereka, lambung dan punggung mereka dicap dengan emas dan perak itu, (seraya dikatakan kepada mereka): ‘Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, maka rasakanlah sekarang (akibat dari) apa yang kamu simpan itu’.” [Al-Qur’an Surat At-Taubah: 34-35]
Ngeri kan? Ancaman ini bukan main-main. Harta yang tidak dizakati justru akan menjadi sumber azab di akhirat. Makanya, daripada jadi beban, mending kita gercep tunaikan zakat, biar jadi investasi akhirat yang auto cuan!
Semoga kita semua, khususnya Gen Z, menjadi generasi yang tidak hanya melek teknologi tapi juga melek syariat, dan menjadi garda terdepan dalam menunaikan zakat. Karena dengan zakat, kita tidak hanya menolong sesama, tapi sedang membangun jembatan menuju kemenangan hidup yang hakiki di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Kita sebagai Gen Z punya potensi besar untuk jadi agen perubahan. Dengan kecanggihan teknologi dan semangat kolaborasi, kita bisa menjadikan zakat bukan hanya ritual, tapi sebuah gerakan sosial yang masif dan berdampak. BAZNAS, sebagai lembaga amil zakat resmi, sudah semakin modern dan transparan, memudahkan kita untuk menunaikan zakat secara digital, santuy, tapi tetap syar’i.
Kita bisa berzakat melalui aplikasi, transfer online, atau bahkan lewat e-wallet. Jadi, enggak ada lagi alasan ribet atau enggak punya waktu. Semudah kita update status, semudah itu juga kita bisa tunaikan zakat. Yuk, jadikan zakat ini bagian dari gaya hidup Islami kita yang keren! Karena dengan zakat, kita tidak hanya berbagi rezeki, tapi juga sedang menanam benih-benih kebaikan yang pahalanya akan terus mengalir, bahkan setelah kita tiada.
Ingatlah sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam:
مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ
“Sedekah itu tidaklah mengurangi harta.” [HR. Muslim no. 2588]
Justru sebaliknya, harta yang dizakati akan diberkahi oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Ia akan tumbuh, berkembang, dan memberikan manfaat yang jauh lebih besar.
Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala senantiasa membimbing kita semua, khususnya para pemuda dan pemudi Gen Z, untuk selalu istiqamah dalam menjalankan perintah-perintah-Nya, termasuk menunaikan zakat. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala menjadikan harta kita berkah, jiwa kita suci, dan hidup kita meraih kemenangan di dunia dan akhirat.
Semoga Persatuan dan kekompokan ummat islam memerangi Kemiskinan Ekstrem di Provinsi Jambi membuktikan kita semua patut dan layak menjadi
” UMMAT KEBANGGAAN RASULULLAH Shallallahu ‘alaihi wasallam di Akhirat Kelah
Aamiin
Penulis merupakan ketua BAZNAS Provinsi Jambi



Tinggalkan Balasan