TANYAFAKTA.CO, KOTA JAMBI – Kebakaran gudang BBM diduga ilegal kembali terjadi di Kota Jambi. Kali ini, lokasi pengolahan BBM milik PT ASR Petrolin Energi di kawasan Pal VII, Kecamatan Kota Baru, tepatnya di belakang Kantor BPK Provinsi Jambi, hangus terbakar pada Jumat malam (15/5/2026).

Berdasarkan informasi dari warga sekitar, api mulai muncul sesaat setelah azan Magrib atau sekitar pukul 18.45 WIB. Tak lama kemudian terdengar ledakan sebelum kobaran api membesar dan membakar area gudang.

“Abis magrib tadi, pertama meledak terus kebakar. Tinggi apinya,” ujar salah seorang warga di lokasi kejadian.

Warga menyebut proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam lebih. Saat kejadian, aliran listrik di lokasi langsung dipadamkan hingga api berhasil dijinakkan.

Baca juga:  Kejahatan Seksual Terhadap Anak di Jambi, Pelaku Dibekuk Berkat Laporan Warga

Di lokasi kejadian, warga tampak berkerumun menyaksikan aparat kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dalam insiden tersebut, sedikitnya lima kendaraan dilaporkan hangus terbakar.

Kendaraan yang terbakar terdiri dari armada solar industri bertuliskan PT ASR Petrolin Energi, satu unit mobil double cabin, tiga unit truk PS Canter, dua mobil tangki BBM non subsidi, satu unit pick up, serta satu truk modifikasi yang digunakan untuk menyimpan BBM.

Warga sekitar mengaku tidak mengetahui secara pasti sosok pemilik gudang tersebut. Namun mereka menyebut kendaraan yang diduga digunakan sebagai pelansir BBM kerap keluar masuk lokasi itu.

Laporan kebakaran diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi pada pukul 19.05 WIB melalui Call Center Bahagia112. Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 19.13 WIB.

Baca juga:  Cetak Aparatur Damkartan Handal, Pemkot Jambi Gelar Diksar Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan

Saat petugas tiba, api sudah membesar di dalam area berpagar seng. Tim pemadam kemudian membongkar pagar seng dan menemukan sebuah truk modifikasi penyimpan BBM tengah terbakar.

Selain itu, pipa penyalur pada truk tersebut diketahui dalam kondisi terbuka sehingga BBM tumpah dan memperbesar kobaran api hingga menyambar kendaraan lain di sekitarnya.