TANYAFAKTA.CO, KOTA JAMBI – Sebagai bentuk kepedulian terhadap bencana yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera yaitu Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi melepas keberangkatan 11 truk donasi kemanusiaan menuju Sumatera Barat, Selasa (9/12/2025).

Pelepasan yang dipusatkan di Lapangan Mako Damkar Kota Jambi itu dipimpin langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, serta unsur Forkopimda Kota Jambi.

Donasi Terkumpul Mencapai Rp1,23 Miliar

Berdasarkan laporan Baznas Kota Jambi, total dana donasi yang terkumpul dari masyarakat selama satu minggu mencapai Rp1.238.646.384. Dana tersebut akan disalurkan langsung ke wilayah terdampak di Sumatera Barat.

Baca juga:  Menggelegar ! Pidato Perdana Walikota Jambi Maulana, Serukan Persatuan Untuk Kota Jambi Bahagia

Selain bantuan uang tunai, Pemkot Jambi juga mengirimkan berbagai barang kebutuhan darurat. Misi kemanusiaan ini berlangsung selama empat hari, melibatkan unsur TNI-Polri, BPBD, Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, Damkar, Satpol PP, Diskominfo, serta jajaran perangkat daerah lainnya.

Wali Kota Maulana menegaskan bahwa seluruh bantuan yang dikirimkan telah disesuaikan dengan kebutuhan warga terdampak.

“Dalam pendistribusian bantuan ini, kami juga dikawal oleh TNI-Polri dan Kejaksaan agar perjalanan berlangsung aman tanpa hambatan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa bantuan akan diserahkan langsung kepada Gubernur dan Wali Kota Padang pada 11 Desember.

“Ini amanah dari masyarakat Kota Jambi. Kami akan menyerahkannya langsung kepada pemerintah daerah di Sumbar,” katanya.

Baca juga:  Aktivis Malari 1974 Hariman Siregar Hadiri Sertijab Bupati Lahat 2025-2030

Donasi untuk Sumut dan Aceh Masih Dibuka

Selain Sumatera Barat, Pemkot Jambi juga masih menggalang donasi untuk korban bencana di Sumatera Utara dan Aceh.

“Untuk Sumut dan Aceh, donasi masih kita buka. Penyalurannya kemungkinan dilakukan melalui Pemerintah Provinsi,” jelas Maulana.

Di tengah upaya membantu daerah lain, Maulana meminta seluruh perangkat daerah tetap siaga menghadapi potensi bencana di Kota Jambi.

“Kita tidak boleh lengah. Lebih baik siap tapi bencana tidak datang, daripada tidak siap ketika bencana terjadi,” tegasnya.