TANYAFAKTA.CO, MUARO JAMBI – Universitas Jambi (UNJA) secara resmi membantah isu yang beredar terkait dugaan peretasan terhadap Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) universitas. Klarifikasi tersebut disampaikan langsung oleh Rektor UNJA, Prof. Dr. Helmi, S.H., M.H.
Rektor memastikan seluruh layanan digital universitas berjalan normal tanpa gangguan. Ia menegaskan bahwa informasi mengenai peretasan SIAKAD yang beredar di tengah publik dan mahasiswa tidak benar.
“Kami sudah melakukan klarifikasi secara terbuka terkait informasi peretasan SIAKAD. Intinya, tidak ada peretasan yang terjadi pada sistem kami,” tegas Rektor Helmi dikutip dari Jamberita pada Selasa (16/12/2025).
Lebih lanjut, Rektor Helmi menyampaikan bahwa seluruh sistem pelayanan digital UNJA, termasuk SIAKAD, saat ini berada dalam kondisi optimal dan berfungsi sebagaimana mestinya.
“Kami bersyukur, sistem pelayanan digital UNJA hingga saat ini berfungsi dengan baik dan tidak ada gangguan sama sekali. Pelayanan akademik dan administrasi kepada mahasiswa dapat dilaksanakan dengan lancar,” tambahnya.
Pihak universitas juga mengimbau seluruh civitas academica agar tidak mudah terpengaruh oleh isu yang belum terverifikasi serta selalu merujuk pada informasi resmi yang disampaikan melalui kanal komunikasi UNJA.
Langkah ini diharapkan dapat meredam kekhawatiran mahasiswa dan dosen terkait keamanan data serta kelancaran proses akademik di lingkungan UNJA. (*)



Tinggalkan Balasan