Lebih lanjut, Ritas menegaskan bahwa pembentukan forum ini tidak memiliki keterkaitan dengan kepentingan investor tertentu. Forum berdiri secara independen dan murni dilandasi semangat memperjuangkan kesejahteraan masyarakat serta menjaga daerah dari praktik investasi yang berpotensi merugikan.

Ia juga menyampaikan bahwa dirinya dipercaya oleh investor asal Belanda yang berminat berinvestasi di sektor energi terbarukan di Provinsi Jambi. Saat ini, proses komunikasi masih terus berjalan dengan Pemerintah Provinsi Jambi, dan beberapa bulan lalu pihak investor bahkan telah bertemu langsung dengan Gubernur Jambi.

“Secara konsep, investasi energi terbarukan ini sangat positif. Namun tetap harus dilihat secara menyeluruh, baik dari sisi ekonomi maupun lingkungan. Yang paling penting adalah keseriusan perusahaan, kelengkapan perizinan, kajian lingkungan, serta dampaknya bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Baca juga:  Komunitas Honda Jambi Nocturnity Riding Jilid II  

Ritas menegaskan bahwa pihaknya tidak serta-merta menolak maupun menerima setiap rencana investasi. Forum Pengawal Investasi Jambi, lanjutnya, mendorong adanya kajian komprehensif dan keterbukaan informasi kepada publik agar masyarakat dapat mengetahui sekaligus merasakan langsung manfaat dari investasi yang masuk.

Ia menambahkan, sebelum forum ini resmi dibentuk, pihaknya telah melakukan komunikasi serta meminta izin kepada berbagai pihak terkait guna memastikan keberadaan forum berjalan sesuai koridor hukum dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

“Kami ingin Forum Pengawal Investasi Jambi menjadi ruang dialog dan pengawasan publik. Tujuan utamanya adalah memastikan investasi di Jambi benar-benar memberikan nilai tambah bagi daerah dan masyarakat, bukan sebaliknya,” pungkasnya.(*)

Baca juga: