“Prestasi presiden yang saya idamkan adalah harga-harga turun. Harga pangan turun, harga pupuk turun, dan hidup rakyat menjadi lebih baik,” katanya.

Ia juga menyebut bahwa Indonesia segera menyusul swasembada jagung, singkong, bawang putih, ikan, dan komoditas pangan lainnya, termasuk penguatan sektor hilirisasi dan energi berbasis pertanian.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo memberikan penghargaan khusus kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, yang dinilainya berjasa besar dalam mengamankan masa depan pangan bangsa.

“Hari ini Saudara telah mencatat tonggak penting dalam sejarah kemerdekaan Indonesia,” ujar Presiden.

Presiden juga mengapresiasi peran TNI-Polri, pemerintah daerah, gubernur, bupati, wali kota, serta seluruh elemen bangsa tanpa memandang latar belakang politik.

Baca juga:  Sekda Provinsi Jambi Sebut Penilaian EPSS Jadi Referensi Pemerintah Dalam Pembangunan Statistik

Gubernur Jambi Al Haris yang mengikuti acara secara virtual menyambut baik capaian swasembada pangan nasional tersebut. Ini menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jambi untuk terus mendukung program ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani di daerah.

Khusus untuk Provinsi Jambi, total luas panen padi tahun 2025 diperkirakan mencapai 80,71 ribu hektare atau mengalami peningkatan sebesar 19,09 ribu hektare (30,97 persen) dibanding tahun 2024. Total produksi padi tahun 2025 diperkirakan mencapai 366,54 ribu ton atau mengalami peningkatan sebesar 85,52 ribu ton (30,43 persen) dibanding tahun 2024. Total produksi beras tahun 2025 diperkirakan mencapai 212,03 ribu ton atau mengalami peningkatan sebesar 49,47 ribu ton (30,43 persen) dibanding tahun 2024.

Baca juga:  Polda Jambi dan BMKG Resmi Buka Operasi Modifikasi Cuaca untuk Cegah Karhutla

Tentu panen raya dan swasembada pangan yang dilaksanakan hari ini membuktikan Provinsi Jambi juga berkontribusi terhadap kebutuhan pangan nasional.

Kegiatan panen raya dan tasyakuran ini menjadi simbol optimisme baru bahwa Indonesia memasuki era kedaulatan pangan, sekaligus menegaskan visi Presiden Prabowo untuk membangun bangsa yang mandiri, adil, dan berpihak kepada rakyat kecil. (*)