TANYAFAKTA.CO, JAMBI – Atas instruksi Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jambi, Cek Endra, DPD Partai Golkar Provinsi Jambi secara resmi menunjuk Jefri Bentara Pardede sebagai Juru Bicara DPD Partai Golkar Provinsi Jambi.
Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jambi, Cek Endra, menegaskan bahwa seluruh publikasi, baik yang bersifat internal maupun eksternal, menjadi tanggung jawab juru bicara DPD Partai Golkar Provinsi Jambi.
“Semua publikasi, baik internal maupun eksternal, merupakan tanggung jawab juru bicara DPD Partai Golkar Provinsi Jambi,” tegas Cek Endra.
Menanggapi amanah tersebut, Jefri Bentara Pardede menyatakan kesiapan penuh untuk menjalankan tugas yang diberikan demi kejayaan Partai Golkar di Provinsi Jambi. Ia menilai, derasnya arus informasi yang beredar di tengah masyarakat saat ini kerap diwarnai berita hoaks dan disinformasi yang menyesatkan.
“Saya siap menerima tugas mulia dari Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jambi. Selama ini, informasi yang menjadi konsumsi publik tidak sedikit mengandung hoaks dan disinformasi. Saya akan berada di garda terdepan untuk menetralisir informasi hoaks tersebut,” ujar Jefri.
Ia menambahkan, langkah tersebut sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto serta instruksi Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, yang menegaskan bahwa hoaks dan disinformasi merupakan musuh negara dan rakyat.
“Kecerdasan publik harus dijaga agar masyarakat tidak terpapar berita hoaks dan informasi sesat yang menyesatkan,” katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jambi, Adri, S.H., dan Indra Armendaris, turut mengapresiasi penunjukan Jefri Bentara Pardede sebagai juru bicara. Menurut keduanya, Jefri yang akrab disapa Ucok merupakan sosok yang tepat karena dikenal aktif memerangi penyebaran berita hoaks di tengah masyarakat.
Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jambi, Cek Endra, bersama Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Jambi, Ivan Wirata, juga menyampaikan apresiasi atas kesediaan Jefri Bentara Pardede mengemban amanah sebagai juru bicara.
“Jefri adalah sosok yang tepat untuk memerangi disinformasi dan hoaks yang selama ini banyak beredar dan menyesatkan di berbagai platform media sosial,” pungkasnya. (*)





Tinggalkan Balasan