Region Head mengungkapkan, khususnya untuk pengamanan TBS dari aksi pencurian, mereka akan bekerja sama dengan Polda Jambi. Selain meningkatkan pengamanan areal, juga untuk meningkatkan kemampuan tenaga pengamanan secara efektif di area rawan pencurian.

Selain peningkatan target produktivitas, kata Region Head, mereka juga meningkatkan kesejahteraan karyawan dengan pembayaran insentif yang pada tahun 2025 sudah dibayarkan untuk Triwulan I dan Triwulan II. Kondisi rumah karyawan juga menjadi perhatian Board of Regional Management (BRM), begitu juga dengan pendidikan anak-anak karyawan.

Langkah lainnya, kata Region Head, untuk mencapai target produktivitas 20 ton per hektar per tahun yakni dengan penggunaan pupuk secara optimal dan mengelola kondisi pasar dengan cermat. Hubungan industrial yang terjalin dengan baik serta membuka komunikasi yang intens dengan karyawan. Selain itu, menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan produktif juga menjadi perhatian dan perbaikan.

Baca juga:  Menatap Abad Kedua Teh Kayu Aro

“Terakhir, kita pastikan alat panen tersedia dan berfungsi dengan baik di awal tahun, untuk menghindari keterlambatan dan keluhan di tengah tahun. Pilih alat yang efisien dan ekonomis. Lakukan secara terpadu dan kolaboratif, dengan fokus pada perusahaan sehat, karyawan sejahtera,” akhir Khayamuddin. (*)