“Kami ingin ibu-ibu UMKM-nya tumbuh, tersedia sarana tempat ibadah yang cukup luas, sehingga ke depan bisa rutin dilakukan pengajian ibu-ibu dan bapak-bapak. Kawasan ini harus berubah, dari stigma negatif menjadi stigma positif,” lanjutnya.

Wali Kota Maulana juga merencanakan pembangunan Masjid bertingkat dikawasan ini yang multi fungsi, dengan lantai bawah difungsikan sebagai pusat UMKM dan lantai dua sebagai tempat ibadah.

“Kami sedang menunggu hibah lahannya. Insya Allah, saya dan keluarga bersama istri akan berwakaf untuk membangun masjid disini,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Forum RT Kota Jambi, Suparyono menjelaskan bahwa kegiatan gotong royong ini tidak hanya bertujuan menjaga lingkungan, tetapi juga melatih kedisiplinan dan solidaritas warga.

Baca juga:  Wagub Sani: Grebeg Suro Lestarikan Budaya Lokal dan Bentuk Karakter Generasi Muda

“Forum RT Kota Jambi melaksanakan kegiatan rutin ini dua kali dalam sebulan. Kami turun ke kecamatan-kecamatan bersama Forum Kecamatan dan Kelurahan, mengajak RT dan masyarakat gotong royong serentak,” jelasnya.

Selain memantau kondisi lingkungan dan jalan rusak untuk dilaporkan langsung kepada Wali Kota, Forum RT juga menggerakkan program sedekah beras dari seluruh pengurus.

“Setiap pengurus Forum RT Kota Jambi yang berjumlah 36 orang bersedekah beras. Hasilnya kami kumpulkan dan kami bagikan kepada masyarakat yang membutuhkan, dengan syarat ikut gotong royong dan patuh kepada Ketua RT,” tambah Suparyono.

Kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara bergilir. Setelah Kecamatan Alam Barajo, gotong royong serentak direncanakan akan digelar di Kecamatan Jambi Selatan, sekaligus menjadi sarana sosialisasi Program Kampung Bahagia, yang memberikan alokasi anggaran hingga Rp100 juta per RT.

Baca juga:  Peringati Hari Kartini, Pemkot Jambi Dorong Perempuan Berdaya Menuju Kota Jambi Bahagia

Melalui kegiatan gotong royong yang di lakukan FKRT kota Jambi yang melibatkan masyarakat langsung, Pemerintah Kota Jambi menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat budaya gotong royong pada seluruh masyarakat kota Jambi, melakukan pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta pembinaan sosial dan keagamaan, sebagai fondasi mewujudkan Kota Jambi Bahagia yang bersih, aman, religius, dan sejahtera. (*)