Langkah Mefredi dalam menjaga konsistensi kinerja di seluruh wilayah kerja diterapkan melalui pendekatan empat pilar (4P), yaitu penguatan integritas personel (people), keandalan fasilitas produksi (plant), memastikan safe, reliable dan sustainable proses operasional (process), serta pengukuran kinerja yang terintegrasi (performance). “Kami berupaya memungkinkan setiap lapangan dengan karakter dan tantangan berbeda tetap bergerak dalam satu tujuan dalam meningkatkan keselamatan, keandalan, dan keberlanjutan produksi”, imbuhnya.

Sejalan dengan itu, aspek HSSE juga ditegaskan sebagai bagian integral dari setiap denyut operasi Zona 1. “HSSE bukan bagian terpisah, tetapi sudah menjadi satu kesatuan dalam setiap kegiatan operasi keselamatan, keandalan, dan perlindungan lingkungan harus berjalan bersamaan,” tegas Mefredi.

Baca juga:  Pertamina EP Jambi Hormati Aspirasi Warga dan Tegaskan Status Pengelolaan Aset Negara

Sebelum menapaki peran barunya di Zona 1, Mefredi dipercaya menjadi General Manager di Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12 Regional 4 dengan kompleksitas lapangan yang tinggi, sekaligus terlibat dalam pengelolaan berbagai aset migas lintas entitas. Latar belakang teknis di bidang operasi dan proyek produksi membentuk perspektif Mefredi dalam menghadapi tantangan industri hulu migas ke depan.

Ke depan, PHR Zona 1 berkomitmen memperkuat kesiapan operasional di tengah tantangan teknis dan lingkungan yang terus berubah. Langkah ini memastikan PHR Zona 1 mampu menghadirkan operasi yang andal, aman, dan berkelanjutan sesuai dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) sekaligus menjaga peran vitalnya dalam menjaga pasokan energi nasional. (*)

Baca juga:  Seismic 2D - Gerbera Pertamina EP Akan Lalui 5 Kabupaten di Provinsi Lampung