Pada sesi presentasi daring 14 Februari 2026, tim memaparkan konsep dan potensi implementasi SENTINEL di hadapan dewan juri yang terdiri dari akademisi dan praktisi kesehatan. Berbagai pertanyaan kritis mengenai aspek feasibility dan sustainability dijawab dengan pendekatan berbasis data dan analisis matang. Sehari kemudian, nama UNJA diumumkan sebagai Juara III nasional.
Dekan FKIK UNJA, Humaryanto, Sp.OT., M.Kes., memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian tim SENTINEL dalam kompetisi tersebut.
“Prestasi yang diraih oleh tim mahasiswa kami di SARCOMA 2026 merupakan bukti nyata bahwa FKIK UNJA terus melahirkan inovator-inovator muda yang tidak hanya kompeten secara akademis, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap permasalahan kesehatan masyarakat. Karya mereka menunjukkan integrasi sempurna antara ilmu kedokteran, teknologi digital, dan kebijakan kesehatan publik. Kami berkomitmen untuk terus mendukung dan memfasilitasi mahasiswa dalam mengembangkan inovasi-inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, I Made Dwi Mertha Adnyana juga menyampaikan apresiasi atas keberhasilan tim dalam menghadirkan inovasi yang aplikatif dan berbasis riset.
“Kunci kesuksesan tim ini adalah kemampuan mereka menggabungkan kemampuan akademik dengan pendekatan inovatif yang solutif. Mereka tidak berhenti pada konsep teoritis, tetapi benar-benar merancang sistem yang dapat diimplementasikan. Ini adalah contoh konkret dari research-based innovation yang kami dorong di FKIK UNJA,” ujarnya.
Melalui prestasi tersebut, tim berharap aplikasi SENTINEL dapat dikembangkan lebih lanjut dan diimplementasikan secara nyata untuk membantu menurunkan angka kejadian kanker paru di Indonesia.
Pencapaian ini juga menjadi inspirasi bagi mahasiswa FKIK UNJA lainnya untuk terus berkarya dan berinovasi di bidang kesehatan. Dengan dukungan institusi serta semangat pantang menyerah, mahasiswa UNJA membuktikan bahwa mereka mampu berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 melalui inovasi kesehatan yang berdampak nyata bagi masyarakat. (*)





Tinggalkan Balasan