Handbook ini juga merupakan kelanjutan dari proyek Islamic Public Value (IPV) yang telah dimulai sejak tahun 2023. Sebelumnya, proyek ini telah menghasilkan satu buku berjudul Islamic Public Value: Theory, Practice, and Administration of Indigenous Cooperative Institutions, yang dirilis di London, Inggris pada tahun lalu sebagai kontribusi awal dalam pengembangan kerangka konseptual Islamic Public Value dalam studi Administrasi Publik.

Proyek buku ini merupakan bagian dari jejaring kolaborasi internasional Islamic Public Value (IPV) Network yang menghubungkan berbagai institusi, antara lain Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia, Tallinn University of Technology (TalTech RND), University College London (IIPP), Hamad Bin Khalifa University (CPP), dan National Institute of Development Administration (NIDA).

Baca juga:  UNJA Ajak Anak Panti Olah Minyak Jelantah Jadi Krayon: Edukasi Kreatif dan Ramah Lingkungan di Kuala Tungkal

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan tersebut, pengembangan substansi handbook akan didiskusikan lebih lanjut dalam forum akademik internasional yang dijadwalkan pada Mei 2027 di Doha Institute for Graduate Studies, Qatar.

Keterlibatan ini menjadi bagian dari strategi internasionalisasi UNJA, khususnya di lingkungan Jurusan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP), serta menegaskan komitmen institusi dalam mendorong kontribusi keilmuan yang berdampak global. Capaian ini sekaligus memperkuat posisi UNJA sebagai perguruan tinggi yang aktif berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan tata kelola publik berbasis nilai-nilai keislaman di tingkat internasional.