TANYAFAKTA.CO, MUARO JAMBI – Universitas Jambi (UNJA) resmi mengukuhkan Prof. Dr. Kuswanto, S.Pd., M.Si., sebagai Guru Besar dalam bidang Ilmu Ekonomi pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNJA. Pengukuhan tersebut berlangsung di Balairung Pinang Masak, Kampus UNJA Mendalo, pada Selasa (10/2/2026).
Lahir di Cilacap pada 14 Juni 1977, Prof. Kuswanto berasal dari keluarga transmigran yang bekerja sebagai petani karet. Sejak kecil Ia sudah membantu orang tuanya di kebun karena susahnya sekolah didaerah transmigrasi.
“Saya dulu sekolahnya sore. Jadi saat pagi saya motong karet, lalu saya jual. Hasilnya saya kumpulkan untuk modal saya kuliah,” ujar Prof. Kuswanto.
Berkat kerja keras tersebut, Ia berhasil menempuh pendidikan sarjana (S-1) pada Program Studi Pendidikan Ekonomi UNJA, kemudian melanjutkan gelar magister (S-2) pada bidang Ilmu Ekonomi IPB, dan meraih gelar doktor (S-3) pada bidang Ilmu Ekonomi UNJA.
Menurutnya, memilih bidang Ilmu Ekonomi membawa tanggung jawab yang besar, terutama dalam mencetak mahasiswa Pendidikan Ekonomi yang memiliki pemahaman mendalam terhadap disiplin ilmunya.
“Tanggung jawab besar bagi saya, ketika mahasiswa Pendidikan Ekonomi harus memiliki pemahaman yang mendalam terhadap Ilmu Ekonomi,” katanya.
Keberhasilannya sebagai Guru Besar tidak lepas dari doa dan dukungan banyak pihak. Ia menekankan pentingnya keterlibatan keluarga, sahabat, serta rekan kerja dalam perjalanan hidup. Menurutnya, orang terdekat menjadi sumber kekuatan saat menghadapi kesulitan.
“Kita butuh orang terdekat, salah satunya sahabat. Sahabat datang bukan hanya saat kita senang, tetapi saat kita susah juga, mereka yang akan menguatkan saat kita bekerja, kekurangan kita akan ditutupi, kelemahan kita akan dikuatkan dengan ide dan pemikirannya, jadi kita butuh sahabat,” ujarnya.
Prof. Kuswanto turut menyampaikan motto hidup yang selalu ia pegang.
“Hidup di dunia ini hanya menjalankan amanah dari yang Maha Menciptakan, Ketika kita jalankan amanah itu dengan sebaik-baiknya, maka yang Maha Menciptakan kita akan menentukan apa yang terbaik bagi kita. Kuncinya adalah menunaikan ibadah kepada Yang Maha Kuasa,” tuturnya.
Kisah perjalanan Prof. Dr. Kuswanto, S.Pd., M.Si., menjadi pengingat bahwa usaha, kerja keras, serta doa menjadi kunci utama dalam mencapai cita-cita. Perjalanannya diharapkan dapat menginspirasi generasi muda, khususnya mahasiswa, untuk terus berusaha dan tidak menyerah dalam mengejar impian.(*)





Tinggalkan Balasan