TANYAFAKTA.CO, KOTA JAMBI – Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly bersama Ketua Komisi III DPRD Kota Jambi Umar Faruk meninjau langsung kondisi bangunan baru SMP Negeri 3 dan SMP Negeri 13 Kota Jambi di kawasan Seberang Kota Jambi (Sekoja), Sabtu (7/3/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan setelah muncul laporan mengenai kondisi bangunan sekolah yang belum difungsikan dan sempat menjadi sasaran pencurian. Kedua sekolah tersebut rencananya akan digabung (merger).

Pada kunjungan tersebut, rombongan turut didampingi Asisten Bidang Intelijen Kejaksaan Tinggi Jambi Husainu, Camat Danau Teluk, serta lurah setempat.

Mereka melihat langsung sejumlah bagian bangunan yang menunjukkan bekas pencurian, meskipun sebagian fasilitas yang hilang telah diganti.

Baca juga:  Momentum Bersejarah: Pimpinan DPRD Kota Jambi Dilantik, Janji Amanah untuk Rakyat

Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly menegaskan bahwa penggantian barang yang hilang bukan merupakan solusi utama jika persoalan pengamanan tidak segera diperbaiki.

“Beberapa bulan lalu telah terjadi pencurian, dan barang yang hilang memang sudah diganti. Namun itu bukan menjadi solusi utama,” ujarnya.

Ia meminta Pemerintah Kota Jambi segera mengambil langkah konkret untuk mengamankan aset daerah tersebut, mengingat bangunan sekolah tersebut belum sepenuhnya diserahterimakan.

“Kami meminta pemerintah kota segera mengambil langkah-langkah untuk menempatkan pengamanan dari kelurahan, kecamatan, maupun Satpol PP. Dengan begitu, aset-aset kota yang belum diserahterimakan ini dapat diamankan,” tegasnya.

Selain masalah keamanan, DPRD Kota Jambi juga mendorong percepatan pemanfaatan bangunan sekolah tersebut agar dapat segera digunakan oleh para siswa.

Baca juga:  Ketua DPRD Kota Jambi Terima Kunjungan PMKRI, Tingkatkan Silaturahmi dan Sinergi Organisasi