Sementara itu Agus Sumantri, Plt Kepala Dinas Perhubungan Tanjung Jabung Barat mengatakan kesiapan pihaknya menyelenggarakan Mudik 2026. Persiapan dilaksanakan dengan rapat hingga koordinasi pihak terkait dan mendirikan 4 Posko Pemantaun Mudik. “Kami mendirikan 4 Posko, satu di Pelabuhan, satu di kantor Dishub, dan dua di Lintas Timur,” katanya. Pihaknya juga memastikan pelayanan maksimal kepada pemudik di Pelabuhan LASDP dan Pelabuhan Roro.
Pada kedua Pelabuhan itu, selain posko Dishub Tanjabbar juga menyediakan sarana informasi dan pengaduan bagi pemudik. Untuk aspek keselamatan seluruh kapal di inspeksi oleh petugas KSOP. “Kami memastikan kesediaan armada kapal dan seluruhnya mendapatkan tiket sesuai yang ditetapkan pemerintah,” tegas Agus.
Pelabuhan LLASDP (Lalu Lintas Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan) disebutkan bahwa pada puncak mudik bisa mencapai 900 orang penumpang perhari dengan tujuan Batam, Pulau Burung, Sungai Guntung, Kuala Enok, Pulau Kijang dan daerah pesisir lainnya. Sedangkan di Pelabuhan Roro, puncak mudik penumpang bisa mencapai 1000 penumpang dengan tujuan Batam, Kepulauan Lingga hingga Dabo Singkep. (*)





Tinggalkan Balasan