TANYAFAKTA.CO, MUARO JAMBI – Polemik transparansi seleksi komisaris dan direksi PT Muaro Jambi Unggul (Perseroda), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi, kian mengemuka.

Pasalnya, sejak proses seleksi dimulai hingga berakhir, publik dihadapkan pada sejumlah kejanggalan yang hingga kini belum terjawab.

Pertama, minimnya informasi terkait pembukaan pendaftaran.

Kedua, tidak adanya kejelasan mengenai siapa pihak yang ditetapkan sebagai komisaris dan direktur.

Situasi ini semakin mengundang tanda tanya ketika, hanya berselang sepekan dari jadwal pengumuman wawancara akhir,  Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno (BBS) justru memimpin Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PT Muaro Jambi Unggul tahun buku 2026, Jumat (23/1/2026).

Rapat yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Muaro Jambi tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Junaidi H Mahir dan diduga jajaran komisaris dan direksi terpilih, serta perwakilan pemegang saham.

Baca juga:  KPU Kabupaten Muaro Jambi Gelar Rapat Pleno Penetapan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih
Tahapan Seleksi Komisaris dan Direktur BUMD Muaro Jambi 2025

Saat dikonfirmasi, perwakilan Panitia Seleksi Calon Komisaris dan Direksi PT Muaro Jambi Unggul (Perseroda), Marlina ST, menyatakan bahwa kewenangan panitia hanya sebatas mengumumkan hasil seleksi administrasi dan hasil Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK).

“Menurut Permendagri Nomor 37 Tahun 2018, yang perlu diinformasikan hanya sampai hasil UKK saja,” ujarnya kepada TanyaFakta.co, Rabu (18/3/2026).

Sementara itu, untuk hasil akhir berupa wawancara oleh Bupati Muaro Jambi, panitia seleksi mengaku tidak memiliki kewenangan untuk menyampaikannya ke publik.

“Untuk hasil wawancara akhir ditetapkan dengan keputusan Bupati,” tambahnya.

Menariknya, Marlina juga mengungkapkan bahwa keputusan Bupati terkait penetapan komisaris dan direktur sebenarnya telah dikeluarkan. Namun, ia enggan menyebutkan nama-nama yang dimaksud dengan alasan harus berkoordinasi dengan atasan.

Baca juga:  Ratusan Umat Kristiani di Jambi Peringati Jumat Agung dengan Khidmat

“Untuk info lebih lanjut bisa ke kantor, temui Kabag saya,” tegasnya, sembari berulang kali memberikan jawaban serupa atas pertanyaan awak media.

Di tengah keterbatasan informasi resmi tersebut, publik justru dihadapkan pada pertanyaan mendasar:  Siapa sebenarnya yang menjabat sebagai direktur dan komisaris PT Muaro Jambi Unggul?

Berdasarkan penelusuran TanyaFakta.co dari berbagai sumber, posisi Direktur PT Muaro Jambi Unggul saat ini diduga dijabat oleh H. Haryono, SE, sementara Komisaris dijabat oleh Budi Setiawan, SP, M.Si.

Pasalnya, keduanya terlihat hadir dalam RUPS-LB dengan “gerak-gerik” sebagai pimpinan baru yang pada akhir acara turut berpose memegang berita acara penetapan bersama Bupati dan Wakil Bupati Muaro Jambi.

Namun demikian, kepastian status tersebut masih belum mendapatkan konfirmasi resmi. Upaya konfirmasi kepada Haryono yang diketahui merupakan mantan Sekretaris Pemenangan BBS–Junaidi Mahir pada Pilkada 2024 juga tidak membuahkan hasil.

Baca juga:  Pj Wali Kota Jambi Hadiri Rapat Pleno Penetapan Walikota dan Wakil Walikota Jambi Terpilih Pilkada 2024

Haryono memilih diam, dan tidak menjawab pertanyaan media.

Sementara itu, dalam Pengumuman Hasil Uji Kelayakan dan Kepatutan Nomor 10/PANSEL-KOM&DIR/PTMJ/2025 tertanggal 12 Desember 2025, tercatat masing-masing tiga calon komisaris dan tiga calon direktur dinyatakan lolos untuk mengikuti tahap wawancara akhir bersama Bupati Muaro Jambi.

Tahap wawancara akhir ini merupakan puncak dari seleksi yang seharusnya dipublikasi sesuai ketetapan jadwal.

Calon-Calon Komisaris dan Direksi yang lulus seleksi Uji Kelayakan dan Kepatutan

Hingga berita ini diterbitkan, Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi belum juga mengumumkan secara resmi hasil akhir seleksi tersebut kepada masyarakat. Di sisi lain, perusahaan daerah itu justru telah lebih dahulu menggelar RUPS-LB, seolah-olah proses seleksi telah rampung tanpa perlu diketahui masyarakat. (AAS)