TANYAFAKTA.CO, MUARO JAMBI – H. Haryono,SE seorang tokoh muda Jambi kini resmi menjabat sebagai direktur BUMD Muaro Jambi yaitu PT Muaro Jambi Unggul (Perseroda). Dia ditetapkan pada Jumat, (23/1/2026) di Aula Kantor Bupati Muaro Jambi langsung oleh Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno (BBS) dan Wakil Bupati Muaro Jambi Junaidi Mahir.
Penetapan tersebut bersamaan dengan digelarnya Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)-Luar Biasa Tahun Buku 2026 yang membahas tentang evaluasi laporan keuangan, peninjauan capaian target tahunan dan efisiensi operasional, restrukturisasi manajemen, penyesuaian struktur organisasi untuk meningkatkan profesionalisme kerja, rencana strategis (Renstra) Tahun 2026, hingga pengembangan lini bisnis baru yang potensial di sektor sumber daya lokal.
Akan tetapi, terpilihnya Haryono sebagai direktur BUMD Muaro Jambi tersebut melahirkan pertanyaan besar. Apakah ia murni dan kompeten dalam mengelola PT Muaro Jambi Unggul 5 tahun kedepan untuk meningkatkan PAD, atau terpilihnya Haryono hanya sebagai bentuk politik balas budi BBS dan Junaidi Mahir?
Seperti diketahui, Haryono sendiri merupakan tim pendukung militan BBS-Junaidi Mahir dalam Pilkada November 2024 silam.
Tak tanggung-tanggung, Haryono menjabat sebagai Sekretaris Tim Pemenangan BBS- Junaidi Mahir. Ia bahkan terlihat sering aktif menggaet massa, mengorganisir tim sukses, hingga memberikan pernyataan ke media-media lokal maupun media sosial pribadinya terkait program-program BBS-Junaidi Mahir.
Tidak berhenti disitu, beberapa pihak menduga bahwa Haryono merupakan anggota partai Gerindra. Namun, statusnya masih abu-abu.
Padahal diketahui bahwa untuk bisa mendaftar sebagai calon direktur PT Muaro Jambi Unggul haruslah independen dan tidak terikat kepentingan dengan satupun Parpol.

Erlina Hombang Rambe , Kabag Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Muaro Jambi mengatakan kepada TanyaFakta.co bahwa Haryono dalam surat pernyataannya saat mendaftar sebagai calon direktur telah mengundurkan diri dari DPD Gerindra Provinsi Jambi pada Tahun 2019.
“Dalam pernyataannya, dia sudah mengundurkan diri,”ujarnya kepada tanyafakta.co pada Selasa, (18/3/2026) malam.
Dia menegaskan, jika Haryono terbukti belum mengundurkan diri dari Partai Politik, Pihaknya siap memberikan sanksi.
Akan tetapi, dalam rekam digital yang TanyaFakta.co telusuri dari media pribadi Haryono dan media-media lokal resmi, Sesudah Tahun 2019 Haryono masih menggunakan atribut-atribut Partai Gerindra, dan bahkan masih mengangkat pernyataan kepada media sebagai Wakil Ketua DPD Gerindra Provinsi Jambi pada Tahun 2024.

Akan tetapi, salah satu sumber terpercaya dalam lingkaran Gerindra mengatakan kepada TanyaFakta.co Haryono memang tak lagi aktif di Gerindra Jambi sejak pemilu 2019 lalu.
“Akan tetapi soal pengunduran diri, hanya Ketua atau sekretaris yang tahu,”tuturnya.
Disamping semua itu, Haryono dikenal sebagai sosok yang memimpin banyak lembaga. Dimulai dari lembaga olahraga, internet hingga lembaga pers. Lebih lengkapnya, TanyaFakta.co mencoba menelusuri beberapa lembaga yang dipimpinnya sebagai berikut :
- Sekretaris Tim Pemenangan BBS-Jun pada gelaran Pilkada Muaro Jambi 2024
- Ketua Badan Pengurus Wilayah Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Periode 2025-2029.
- Ketua Cabang Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Muaro Jambi untuk periode 2025-2030.
- Ketua Forum Wartawan Liputan Muaro Jambi (FORWALIMBI).
- Ketua Umum Relawan Membangun Desa (RMD) Kabupaten Muaro Jambi.
- Sekretaris Umum Generasi Muda Wisnu Murti Provinsi Jambi.
- Wakil Sekretaris Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Periode 2023-2028.
- Sekretaris Cruiser Shooting Club (CSC) Jambi





Tinggalkan Balasan