Tidak hanya itu, keberagaman latar belakang mahasiswa juga mendorong penguatan kualitas layanan akademik dan non-akademik. Kampus dituntut untuk menyediakan fasilitas, kurikulum, serta layanan pendukung yang adaptif terhadap kebutuhan mahasiswa dari berbagai negara.

Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd., turut memberikan tanggapan atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa peningkatan jumlah mahasiswa internasional harus diikuti dengan penguatan strategi internasionalisasi kampus secara berkelanjutan.

Rektor juga mendorong seluruh unit terkait, khususnya yang menangani kerja sama dan urusan internasional, untuk terus memperluas jejaring global. Menurutnya, kerja sama dengan perguruan tinggi luar negeri, lembaga internasional, serta mitra strategis lainnya perlu ditingkatkan secara terarah dan berkelanjutan.

Baca juga:  UIN STS Jambi Serahkan Mobil Operasional untuk Dukung Kegiatan MTs dan MA Laboratorium FTK

“Capaian ini harus menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi internasional. Unit terkait harus lebih proaktif membuka peluang kerja sama baru,” ujar Kasful Anwar dikutip dari uinstsjambi.ac.id pada Selasa, (7/4/2026).

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan bagi mahasiswa internasional, mulai dari proses penerimaan hingga pendampingan akademik dan sosial. Dengan demikian, pengalaman belajar mahasiswa asing di UIN STS Jambi dapat semakin optimal.

Ke depan, UIN STS Jambi harus mampu mempertahankan tren positif ini sekaligus meningkatkan jumlah mahasiswa internasional secara signifikan. Melalui penguatan kerja sama global dan peningkatan kualitas pendidikan, kampus ini diharapkan semakin berperan sebagai pusat studi Islam yang kompetitif di tingkat dunia. (*)