TANYAFAKTA.CO, KOTA JAMBI – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Jambi secara resmi membuka kegiatan Pemilihan Bujang Gadis Kota Jambi Tahun 2026 di Aula Griya Mayang Kota Jambi, Kamis (9/4/2026).

Ajang ini merupakan agenda tahunan yang bertujuan menjaring generasi muda terbaik sebagai duta pariwisata dan budaya daerah.

Para peserta pada ajang ini diharapkan mampu menjadi representasi generasi muda Kota Jambi yang berwawasan luas, berkepribadian baik, serta memiliki kepedulian terhadap pelestarian budaya dan pengembangan sektor pariwisata.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Jambi, Mariani Yanti, SP, MDM, Ph.D, mewakili Ketua TP PKK Kota Jambi Dr. dr. Hj. Nadiyah, S.POg, menyampaikan bahwa ajang Bujang Gadis bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah pembinaan generasi muda agar mampu berperan aktif dalam mempromosikan potensi daerah Kota Jambi.

Baca juga:  Wali Kota Maulana: Anak Muda Adalah Kunci, Kota Jambi Harus Tumbuh Lewat Kreativitas dan Budaya

“Melalui kegiatan ini, kami berharap lahir generasi muda yang tidak hanya memiliki penampilan menarik, tetapi juga cerdas, berkarakter, serta mampu menjadi duta yang memperkenalkan budaya dan pariwisata Kota Jambi ke tingkat yang lebih luas,” ujarnya.

Ia menegaskan, para peserta Bujang Gadis harus mampu memegang teguh nilai budaya sekaligus menjadi penjaga identitas daerah serta berkontribusi dalam arah pembangunan Kota Jambi.

“Menjadi Bujang Gadis Kota Jambi bukan hanya tentang penampilan, tetapi juga tentang kualitas, wawasan dan kepedulian,” tegasnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Jambi, Mariani Yanti.

Mariani juga menyoroti dinamika perubahan sosial yang semakin cepat. Menurutnya, generasi muda harus adaptif, kreatif, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya lokal.

“Saya ingin anak-anak muda Kota Jambi tidak kehilangan jati dirinya, tetapi justru mampu membawa budaya Jambi ke panggung yang lebih luas, baik nasional maupun internasional,” tuturnya.

Baca juga:  Wako Maulana Hadirkan Kebahagiaan Lewat Bedah Rumah: Pak Rasyid Tak Khawatir Lagi Saat Hujan Turun

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa pemilihan Bujang Gadis merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkembang dan berinovasi.

“Meski dilaksanakan dengan efisiensi, kegiatan ini tetap terlaksana berkat dukungan pemerintah dan sponsor. Kami berharap peserta dapat meningkatkan kedewasaan, pengalaman, serta terus berkontribusi bagi Kota Jambi,” pungkasnya.

Sementara itu, Kabid Promosi dan Kemitraan, Rulianty, SE, dalam laporannya menyebutkan bahwa tahun ini terdapat 102 peserta yang mengikuti seleksi, terdiri dari 97 peserta kategori kecamatan dan 5 peserta kategori umum.

“Untuk Bujang sebanyak 47 orang dan Gadis sebanyak 55 orang,” ungkapnya.

Dari seluruh peserta, nantinya akan dipilih 11 pasang Bujang Gadis atau total 22 orang yang akan melaju ke grand final.

Baca juga:  Ketua Kwarda Provinsi Jambi Sudirman Anugerahi Wali Kota Maulana dengan Penghargaan Perintis Utama
Kepala Bidang Promosi dan Kemitraan Disparbud Kota Jambi, Rulianty

Rulianty juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Jambi serta para sponsor dari pihak swasta maupun lembaga yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Adapun rangkaian seleksi meliputi tahapan pembukaan, pengukuran tinggi dan berat badan serta tes kesehatan awal, psikotes, wawancara, pengumuman semifinalis, kegiatan outbond dan karantina, pembekalan, malam unjuk bakat, tes kesehatan lanjutan, field trip, table manner, hingga puncaknya pada malam grand final.

Pembukaan kegiatan ini turut dihadiri para camat yang mendampingi peserta, Ketua LAM Kota Jambi, serta sejumlah tamu undangan lainnya. (*)